berita.depok.go.id - Udara pagi masih terasa dingin saat langkah-langkah mulai berdatangan ke tepian Situ Bahar, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Cilodong. Matahari belum sepenuhnya tinggi, tapi semangat sudah lebih dulu hadir.
Satu per satu Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai perangkat daerah Pemerintah Kota (Pemkot) Depok berkumpul. Di tangan mereka bukan laptop atau berkas kerja, melainkan sapu, pengki, sarung tangan, hingga pacul dan parang.
Hari itu, mereka punya misi sederhana tapi penting yakni membersihkan, merapikan, dan menghidupkan kembali wajah Situ Bahar. Gerakan ini merupakan bagian dari rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kota Depok dalam program Depok Asri.
Sejumlah dinas ditugaskan di lokasi ini, mulai dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Depok, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok hingga Sekretariat DPRD. Dari Diskominfo saja, tercatat 67 personel ikut terjun langsung.
Sekretaris Diskominfo Depok, Muhammad Fahmi, menyebut kegiatan ini sebagai bagian dari jadwal rutin yang sudah ditetapkan. “Hari ini kita mendapatkan jadwal dalam rangkaian HUT Kota Depok ke-27,” ujarnya di sela kegiatan, Kamis (16/04/26).
Tak ada yang berdiri diam, mereka menyisir setiap sudut, memungut sampah, memangkas rumput liar, hingga mengangkat timbunan sampah yang selama ini tersembunyi di beberapa titik. Bahkan, ada ASN yang rela turun ke bak kontrol saluran air yang mengarah ke situ.
Sepatu dan celana basah tak jadi soal, yang penting aliran air bersih dari sampah. “Selain membersihkan, kita juga melihat titik-titik mana yang perlu penanganan lebih besar,” tambah Fahmi.
Di tengah kerja bakti, suasana justru terasa hangat. Obrolan ringan, tawa kecil, dan canda antarpegawai menjadi warna tersendiri. Kegiatan ini bukan hanya soal kebersihan, tapi juga mempererat kebersamaan.
Soal asal sampah, Fahmi menduga sebagian besar berasal dari kebiasaan buang sampah sembarangan. Tumpukan liar masih ditemukan di beberapa titik.
Sampah yang terkumpul nantinya akan diangkut oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Depok untuk ditindaklanjuti.
Lebih dari sekadar aksi bersih-bersih, kegiatan ini diharapkan jadi contoh. Bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tugas pemerintah, tapi juga tanggung jawab bersama.
“Mudah-mudahan Situ Bahar ini bisa terus dijaga kebersihannya oleh masyarakat. Kita juga ingin mengajak warga sekitar untuk ikut terlibat,” harap Fahmi.
Waktu berjalan cepat. Matahari mulai meninggi, menandai berakhirnya kegiatan pagi itu.
Meski belum sempurna, perubahan sudah terasa. Situ Bahar tampak lebih rapi, lebih lega, dan lebih hidup.
Usai kegiatan, para ASN kembali ke rutinitasnya. Mereka kembali ke kantor masing-masing, melanjutkan tugas utama yakni melayani warga dan mengabdi kepada negara.
Dengan energi positif dari pagi hari ini, bekerja pun terasa lebih ringan, lebih semangat, dan tentu saja lebih bermakna. Dari pagi yang sederhana itu, terselip satu pesan kuat yaitu Depok yang bersih dimulai dari langkah kecil, dilakukan bersama. (JD09/ED 01).
