berita.depok.go.id - Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Kota Depok, Mohammad Fitriawan, secara resmi membuka Forum Rencana Kerja (Renja) Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim) Kota Depok secara daring, Jumat (27/02/26).
Dalam kesempatan tersebut, ia hadir mewakili Wali Kota Depok, Supian Suri, untuk menyampaikan sejumlah arah pembangunan yang menjadi fokus Disrumkim ke depan.
Fitriawan menekankan, perencanaan tahun 2027 harus difokuskan pada penguatan kualitas permukiman sebagai fondasi daya saing daerah. Lingkungan yang tertata, bebas dari kawasan kumuh, dilengkapi infrastruktur dasar yang memadai, serta didukung layanan publik yang cepat dan transparan dinilai mampu meningkatkan kenyamanan hidup dan produktivitas masyarakat.
Selain itu, percepatan digitalisasi layanan juga menjadi prioritas. Ia menegaskan, pelayanan di bidang pertanahan, rumah susun sewa (rusunawa), serta layanan pemakaman perlu terus ditingkatkan dari sisi responsivitas dan akuntabilitas.
“Reformasi birokrasi bukan sekadar administrasi, tetapi transformasi cara kerja yang berorientasi pada hasil dan kepuasan masyarakat,” ujarnya saat kegiatan tersebut.
Lebih lanjut, Fitriawan mengungkapkan, kolaborasi lintas perangkat daerah serta kemitraan dengan sektor swasta dan masyarakat harus terus diperkuat. Menurutnya, peningkatan daya saing daerah tidak dapat dilakukan secara sektoral, melainkan membutuhkan sinergi dalam perencanaan tata ruang, pembangunan infrastruktur, penguatan ekonomi lokal, hingga pembangunan sosial.
Dia juga menegaskan, setiap program dan kegiatan yang dirumuskan dalam Renja 2027 harus selaras dengan target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), memiliki indikator kinerja yang terukur, serta realistis dalam penganggaran.
“Perencanaan yang baik adalah kunci efektivitas pelaksanaan dan akuntabilitas kinerja,” jelasnya.
Pemerintah Kota (Pemkot) Depok terus berupaya mewujudkan kota yang tidak hanya berkembang secara fisik, tetapi juga unggul dalam tata kelola, inklusif dalam pelayanan, serta berkelanjutan dalam pembangunan.
Melalui Forum Renja ini, Fitriawan berharap dapat dihasilkan rumusan program dan kegiatan tahun 2027 yang strategis, inovatif, dan berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.
“Mari kita jadikan sektor perumahan dan permukiman sebagai salah satu pengungkit utama peningkatan daya saing daerah, sehingga cita-cita Depok Maju tidak sekadar menjadi slogan, tetapi terwujud nyata dalam kehidupan masyarakat,” tutupnya. (JD08/ED02)
