Temukan informasi terkini dengan mengikuti akun sosial media kami

Pemerintahan
Awali Kepemimpinan, Citra Indah Yulianty Percepat Program Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga
JD 08 - berita depok

2828
Selasa, 20 Jan 2026, 21:21 WIB

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Depok, Citra Indah Yulianty. (Foto:Diskominfo)

berita.depok.go.id - Mengawali kepemimpinan sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Depok, Citra Indah Yulianty bergerak cepat menjalankan berbagai program pemberdayaan. Di hari pertamanya menjabat, ia mengikuti rapat pembahasan program kerja sebagai langkah awal percepatan kinerja.

Salah satu fokus utama yang segera dijalankan yakni program Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK). Citra menyampaikan, dirinya mengikuti rapat koordinasi TP-PKK bersama Cing Ikah dan Kak Lina untuk membahas program kerja TP-PKK Tahun 2026 yang mencakup Pokja I, II, III, hingga IV.

“Hari pertama menjabat, saya mengikuti rapat koordinasi TP-PKK. Kami membahas program kerja Tahun 2026, mulai dari Pokja I sampai dengan Pokja IV,” ujarnya usai kegiatan Serah Terima Jabatan (Sertijab) di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok, Senin (19/01/26).

Dalam rapat tersebut, lanjut Citra, dibahas sejumlah program pemberdayaan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan keluarga. Beberapa di antaranya pengolahan sampah plastik menjadi produk bernilai ekonomi seperti fesyen dan kerajinan, program seramijel, serta gerakan satu rumah satu pohon cabai.

“Program-program ini sedang kami bahas untuk segera direalisasikan. Kami tidak bisa menunggu lama. Sebagai Kepala DP3AP2KB, saya harus cepat beradaptasi dan memastikan program berjalan,” jelasnya.

Selain program jangka pendek, Citra juga menegaskan pentingnya penguatan program jangka panjang, khususnya di bidang Keluarga Berencana (KB) guna mewujudkan keluarga berkualitas di Kota Depok.

Menurutnya, sosialisasi alat kontrasepsi perlu terus digencarkan, tidak hanya menyasar perempuan, tetapi juga laki-laki melalui program vasektomi. Upaya tersebut dilakukan secara bertahap agar masyarakat semakin memahami pentingnya perencanaan keluarga.

“Kami tidak hanya berfokus pada kontrasepsi perempuan, tetapi juga pria. Perlahan namun pasti, program-program ini akan kami jalankan agar tepat sasaran dan sesuai dengan target yang telah ditetapkan,” tandasnya. (JD 08/ED 02)


Apa reaksi anda?
4
0
0
0
0
0
0
Menuju Porprov Jabar 2026
200 HARI
00 : 00 : 00
JAM MENIT DETIK