Siswa SMK Diminta Manfaatkan BKK

Ilustrasi pelaksanaan bursa kerja yang rutin dilaksanakan Disnaker Kota Depok. ( Foto : Bima/Diskominfo)

Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Depok meminta seluruh siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) bisa memanfaatkan keberadaan Bursa Kerja Khusus (BKK). Selain dapat menekan angka pengangguran, BKK juga memiliki keuntungan lainnya dibandingkan dengan bursa kerja umum karena data alumni SMK terintegrasi langsung dengan Disnaker Kota Depok.

“Banyak manfaat yang diberikan dengan hadirnya BKK di Kota Depok. Misalnya, sebagai wadah dalam mempertemukan lulusan SMK dengan perusahaan langsung, kemudian memberikan layanan pada tamatan SMK sesuai dengan fungsi masing-masing seksi dalam struktur BKK,” ujar Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kerja Disnaker Kota Depok, Epiyanti, di Balai Kota, Selasa (08/10/2019).

Menurutnya, BKK hadir sebagai tempat pelatihan tamatan SMK sesuai jurusan. BKK juga bisa menjadi wadah untuk menanamkan jiwa wirausaha melalui bekal keterampilan seperti servis elektronik, teknik las, dan perbengkelan

“BKK yang juga disebut bursa kerja mini ini, perusahaan lebih berpeluang untuk mendapatkan pencari kerja (pencaker) yang potensial. Karena lulusan SMK sudah pasti mendapat pelatihan, sehingga bisa menjadi alat ukur perusahaan dalam mencari karyawan,” katanya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kata dia, tahun 2019 terdapat 12.398 siswa lulusan SMK dan 30 persennya disalurkan melalui BKK. Artinya, sudah ada 3.719 siswa yang mengikuti jalur BKK dan bekerja di perkantoran maupun industri.

“Keberadaan BKK sangat membantu kami dalam penyaluran tenaga kerja. Kami akan terus memfasilitasi pencaker, tidak hanya melalui BKK saja. Tetapi, juga melalui jalur lainnya. Misalnya, bursa kerja umum maupun pelatihan agar mereka bisa mandiri dan membuka lapangan kerja sendiri,” tutupnya.

Penulis: Vidyanita
Editor: Dunih

 

Diskominfo

YOUR REACTION?