Pelajar Depok Diajak Bawa Ompreng ke Sekolah

Para pelajar SDN 30 Mekarjaya menggunakan wadah makanan saat membeli jajanan. Upaya ini bagian dari gerakan say no to plastic dan imbauan dari Kepala Disdik Depok, Mohammad Thamrin. (Foto : Istimewa)

 Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok mengajak semua perangkat di satuan pendidikan untuk membudayakan hidup sehat dan bersih. Salah satunya, dengan membiasakan diri untuk membawa ompreng makanan dan minuman sebagai bekal ke sekolah.

“Kami harap ajakan ini dilaksanakan oleh semua elemen di sekolah. Bukan hanya guru atau kepala sekolah, tetapi juga pelajar untuk membawa ompreng sebagai bekal,” kata Kepala Disdik Depok, Mohammad Thamrin di Balai Kota Depok, Selasa (08/10/2019).

Lebih lanjut, ucapnya, dengan membawa ompreng makanan dan minuman, menjadi langkah mengurangi sampah plastik yang menjadi masalah bagi lingkungan. Sebab, plastik termasuk barang yang lama terurai.

“Karena itu, untuk mengurangi penggunaan plastik, saya imbau semua satuan pendidikan untuk membudayakan gerakan say no to plastic. Gerakan ini sudah digagas di beberapa sekolah baik SD maupun SMP di Kota Depok,” ujarnya.

Di tempat berbeda, Kepala SDN 30 Mekarjaya, Kristianti menuturkan, pihaknya sudah meminta siswa untuk membawa ompreng makanan dan minuman sebagai bekal ke sekolah. Upaya ini diterapkan agar Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) terwujud di SDN 30 Mekarjaya.

“Kami sudah menyampaikan agar setiap anak membawa wadah makanan dan minuman sendiri kalau ingin jajan. Ke depan secara bertahap, kami arahkan anak didik juga untuk membawa bekal sendiri,” pungkasnya.

 

 

Penulis: Pipin Nurullah

Editor: Retno Yulianti

Diskominfo

YOUR REACTION?