Temukan informasi terkini dengan mengikuti akun sosial media kami

PPDB Kota Depok 2024 untuk SMA/SMK, Simak Lima Jalur yang Tersedia

JD 08 - berita depok
Senin, 3 Juni 2024, 22:48 WIB
Leaflet digital PPDB 2024 jenjang SMA/SMK. (Foto: tangkapan layar PPDB Prov.Jabar)

berita.depok.go.id - Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat (Jabar) sudah mengumumkan pembukaan Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) 2024 Tingkat SMA/SMK untuk wilayah Jabar, termasuk Kota Depok, yaitu mulai 3 Juni 2024. Terdapat lima jalur PPDB yang bisa digunakan para orang tua untuk mendaftarkan putra/putri mereka.

"Sudah kami buka pendaftaran PPDB untuk SMA/SMK. Ada lima jalur pendaftaran yang bisa digunakan orang tua. Seperti, jalur afirmasi yang diperuntukkan bagi Calon Peserta Didik Baru (CPDB) yang berasal dari Keluarga Ekonomi Tidak Mampu (KETM),” ujar Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat (Jabar), M. Ade Afriandi, usai kegiatan sosialisasi PPDB SMA/SMK Tahun 2024 melalui zoom meeting Jumat (30/05/24).

Kemudian, ada jalur zonasi, merupakan jalur PPDB pada SMA/SMK, dengan seleksi menggunakan sistem pembagian wilayah menjadi beberapa zona. Yang mempertimbangkan letak geografis, wilayah administratif, penyebaraan SMA/SMK dan letak satuan pendidikan terhadap domisili CPDB.

“Selain itu, ada juga jalur afirmsi Peserta Didik Berkebutuhan Khusus (PDBK) meliputi penyandang disabilitas dan anak cerdas istimewa, serta bakat istimewa, dan afirmasi kondisi tertentu,” ucapnya.

"Lalu, ada jalur perpindahan tugas orang tua/wali/anak guru diperuntukkan bagi CPDB yang mengikuti perpindahan domisili orang tua/wali karena perpindahan tempat tugas," terangnya.

Lanjut Ade, ada jalur prestasi melalui nilai rapor. Dengan menggunakan nilai kognitif rapor dari semester satu hingga semester lima.

“Jalur prestasi terbagi menjadi dua. Pertama rapor dan kedua kejuaraan," ujarnya.

"Untuk prestasi kejuaraan, menggunakan piagam prestasi kejuaraan yang diperoleh calon peserta didik dan/atau menggunakan uji kompetensi yang dilakukan satuan pendidikan tujuan,” tutupnya. (JD 08/ED02)