berita.depok.go.id - berita.depok.go.id - Petugas Kesehatan di Puskesmas memiliki peranan penting dalam memberikan edukasi kepada masyarakat Depok agar mau memberikan imunisasi kepada anaknya. Pasalnya, saat ini banyak permasalahan ditemui dikalangan masyarakat yang bergabung pada komunitas anti vaksin.
Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok, Yuliandi mengatakan, dalam meningkatkan peranan petugas Puskesmas untuk edukasi kepada masyarakat dilakukan pertemuan sinkronisasi pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) bagi petugas Puskesmas di Kota Depok.
Pertemuan tersebut telah dilaksanakan pada Selasa (09/07) kemarin.
"Kami lakukan pertemuan untuk menyamakan persepsi yang kemudian para petugas Puskesmas dapat menyampaikan pesan kepada masyarakat akan pentingnya pemberian imunisasi kepada anak," tuturnya, kepada berita.depok.go.id, Rabu (10/07/24).
Dirinya menambahkan, keberadaan komunitas antivaksin tersebut dikarenakan adanya berbagai alasan baik terkait halal dan haram vaksin maupun alasan lain.
Selain itu, tambahnya, masih ada beberapa sekolah yang antivaksin ataupun orangtua yang tidak mau memberikan inunisasi kepada anaknya.
"Berdasarkan hasil penelusuran, anak-anak yang tidak pernah mendapatkan imunisasi sama sekali atau yang putus riwayat imunisasinya (drop out) kemungkinan akan banyak penyakit menular berkembang pada tubuhnya," jelasnya.
"Sehingga diperlukan upaya pencegahan hanya dengan imunisasi agar dapat memutus mata rantai penularannya," tutupnya. (JD 02/ED 01).