Wali Kota Depok Mohammad Idris (empat dari kiri) saat menerima penghargaan Smart City dari Kominfo, di Ice BSD City, Tangerang Selatan, kemarin (14/12/21). (Foto: Diskominfo).

berita.depok.go.id- Upaya menuju Kota Cerdas atau Smart City, Wali Kota Depok, Mohammad Idris meminta jajarannya untuk mengoptimalkan Depok Smart Pole (DSP). Smart pole merupakan penyediaan fasilitas tiang cerdas berkonsep modular yang memiliki berbagai fungsi lintas sektoral.

“Fungsi ini bisa digunakan untuk kepentingan pemerintah daerah maupun masyarakat. Seperti, penerangan jalan, penyediaan wifi, CCTV, deteksi genangan banjir, sensor kualitas udara, tombol darurat juga display informasi,” ujar Mohammad Idris usai menerima penghargaan Smart City dari Kemkominfo, di Ice BSD City, Tangerang Selatan, kemarin (14/12/21).

Selain itu, DSP juga berfungsi sebagai lampu bahaya, speaker pengumuman, komunikasi dua arah, pengisian baterai perangkat/kendaraan listrik dan alat baca kartu identitas. Sambungnya, DSP juga dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan layanan publik maupun pemantauan dari dinas.

“Perlu dilakukan koordinasi pemanfaatannya  kepada dinas-dinas terkait. Pemanfaatan fitur Smart Pole bisa dilakukan bertahap sesuai dengan skala prioritas dari dinas tersebut. Contoh, sensor pole udara dapat diletakkan di lokasi tertentu dan disebarluaskan secara bertahap,” terangnya.

Wali Kota juga menyebut, jika DSP dioptimalkan, maka bisa menjadi cikal bakal pembangunan Internet of Thing (IoT). IoT yaitu teknologi yang memungkinkan satu objek mampu mengirim data lewat koneksi, tanpa bantuan komputer dan manusia.

"IoT itu sendiri berguna untuk menunjang program transportasi, smart city, kesehatan dan energi. Yang pada akhirnya terciptanya efisiensi, monitoring secara praktis, dan koneksi lebih mudah,” tutupnya. (JD 08/ED 01/EUD02)

YOUR REACTION?