Camat Sukmajaya, Tito Ahmad Riyadi bersama Kepala BidangPelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Kota Depok, Diarmansyah saat menggelar Safari sadar identitas kependudukan dan catatan sipil   di Gedung Balatkop  Kamis (27/02/2020).  (Foto : Diskominfo)

berita.depok.go.id- Sebagai upaya mendukung program Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (GISA), Kecamatan Sukmajaya bekerjasama dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok menggelar Safari Sadar Identitas Kependudukan dan Catatan Sipil.  Kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan kelurahan, ketua RT dan RW serta tokoh masyarakat yang ada di wilayah tersebut.

Camat Sukmajaya, Tito Ahmad Riyadi mengatakan, kesadaran dalam pembuatan dokumen kependudukan harus terus digesah. Maka itu, kegiatan ini perlu digelar guna membantu mensosialisasikan terkait pentingnya kepemilikan dokumen kependudukan lengkap.

“Dokumen kependudukan itu nantinya sebagai salah satu syarat yang digunakan untuk  pelayanan publik, perencanaan pembangunan, alokasi anggaran, Pilkada, penegakan huku serta ketentraman dan ketertiban,” ucapnya kepada berita. depok.go.id, usai kegiatan tersebut di Gedung Balatkop,  Kamis (27/02/20). 

Dirinya berharap, melalui kegiatan ini, ke depan permasalahan administrasi kependudukan, seperti  pencetakan e-KTP, pendataan penduduk pendatang di setiap kelurahan dapat terselesaikan. Dirinya juga meminta peran serta  RT, RW, petugas pendataan, operator e-KTP dan petugas kelurahan agar bisa meningkatkan kesadaran warganya.

“Kami juga mengundang Disdukcapil Kota Depok untuk memberikan pemahaman kepada para peserta. Mudah-mudahan ini bisa terlaksana dengan baik,” ucapnya.

 Sementara itu,  Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk, Disdukcapil Kota Depok, Diarmansyah mengatakan, sosialisasi terkait program GISA harus terus digalakan. Tidak hanya kepada mwarga tetapi juga petugas pendataan penduduk di lapangan.

 “Terlebih, kita akan menghadapi Pilkada tahu ini. Tentu ada hal-hal teknis yang harus diarahkan kepada petugas, sembari memberikan pemahaman mengenai identitas kependudukan yakni  percepatan  Gerakan Indonesia Sadar Adminduk   (GISA) kepada peserta lainnya,” ungkapnya. (JD 03/ED 01/EUD 02)

 

 

YOUR REACTION?