Foto: JD 05/Diskominfo

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Depok, Sidik Mulyono.

berita.depok.go.id - Pemasangan wifi gratis di ratusan Rukun Warga (RW) di Kota Depok masih terus berjalan. Penyediaan layanan internet ini merupakan program Pemerintah Kota (Pemkot) Depok  guna menunjang pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di masa pandemi Covid-19.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Depok, Sidik Mulyono mengatakan, program tersebut termasuk dalam  Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2016 - 2021. Dengan misinya yaitu meningkatkan kualitas pelayanan publik yang profesional dan transparan.

"Dalam misi itu yang terkait dengan Diskominfo adalah layanan e-government terintegrasi dan layanan infrastruktur teknologi informatika," kata Sidik kepada berita.depok.go.id, Jumat (20/11/20).

Dijelaskannya, dampak pandemi Covid-19 juga sangat terasa di bidang Pendidikan. Seluruh sekolah memberlakukan PJJ untuk anak didiknya.

Dia menuturkan, hal ini dirasa cukup memberatkan bagi sebagian masyarakat karena harus membeli kuota internet.

Menjawab permasalahan warga tersebut, lanjut Sidik, pihaknya membahasnya dalam Rapat Koordinasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC) Kota Depok bersama Wali Kota Depok.

"Diskominfo selaku koordinator Bidang Informasi dan Sosialisasi GTPPC, ditugaskan Wali Kota Depok berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan, dan Dinas Sosial agar menyiapkan hal teknis dan administrasi terkait rencana pemasangan wifi untuk PJJ," ujarnya.

Kemudian, sambung Sidik, hasilnya disampaikan kepada Wali Kota Depok melalui Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk menjadi bahan usulan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Tahun 2020. Selanjutnya, usulan tersebut diproses dalam mekanisme pembahasan di Badan Anggaran DPRD Kota Depok, guna memastikan kebijakannya sudah sesuai dengan kebijakan RPJMD 2016-2021 serta ketersediaan anggaran.

Lebih lanjut, ucapnya, saat ini progres pemasangan wifi berbasis RW sudah berjalan sekitar 60 persen. Namun, pelaksanaan pengoperasiannya harus menunggu pengesahan APBD-P Tahun 2020 oleh DPRD setelah diperiksa Gubernur Jawa Barat.

"Kami sudah melakukan pendataan pemasangan wifi di masing-masing RW sudah sejak akhir September 2020 melalui link google form. Namun pemasangan dan aktivasi WiFi baru dapat dilaksanakan setelah pengesahan APBD-P tahun 2020," tandasnya. (JD 05/ED 01/EUD02)

YOUR REACTION?