Lurah Pondok Petir (Pontir), Rizal Farhan (paling kanan)  dan Ketua RW 12 Kelurahan Pondok Petir, Kiswanto bersama dinas terkait melakukan pemantauan pekerjaan pengerukan Kali Angke di Kelurahan Pondok Petir. 

berita.depok.go.id-Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melakukan normalisasi di Kali Angke di wilayah RW 12, Kelurahan Pondok Petir (Pontir). Pengerukan kali yang berguna untuk mengembalikan fungsi saluran air di lingkungan ini disambut baik oleh masyarakat setempat.

"Terima kasih ke bapak Wali Kota Depok, Mohammad Idris, kami sangat senang atas normalisasi Kali Angke. Pengerjaan ini sudah berjalan sekitar tiga pekan dan akan segera selesai," kata Ketua RW 12 Kelurahan Pontir, Kiswanto kepada berita.depok.go.id, Senin (10/08/20).

Lebih lanjut, ucapnya, pada awal tahun 2020, wilayahnya sempat terkena musibah banjir akibat meluapnya Kali Angke. Pasca bencana tersebut, menurutnya, Pemkot Depok segera bergerak membantu warga terdampak.

“Hampir 150 Kepala Keluarga (KK) terkena banjir. Alhamdulillah, Pemkot Depok tidak diam, bahkan bapak Wali Kota Depok, Mohammad Idris tidak pernah putus memberi bantuan kepada kami. Hingga mengabulkan permohonan kami untuk melakukan normalisasi Kali Angke,” tuturnya.

Dikatakanya, RW 12 Pontir sendiri sejak tahun 2005 sudah mengalami banjir. Setiap tahun, sambungnya, wilayahnya menjadi langganan banjir akibat meluapnya Kali Angke.

"Banjir terparah adalah pada tahun 2002, 2013 dan awal tahun 2020. Kami bersyukur di era kepemimpinan bapak Wali Kota Depok, Mohammad Idris, Kali Angke ini akhirnya dinormalisasi," terangnya.

Tidak hanya mengabulkan untuk melakukan normalisasi, ujarnya, saat banjir pada awal 2020, Pemkot Depok juga ikut memberikan bantuan material dan non material kepada warga RW 12. Sejumlah upaya pun dilakukan untuk menghalau banjir seperti penurapan kali.

“Bapak Wali Kota Depok, Mohammad Idris langsung mendatangi kami, berdiskusi dengan kami untuk mencari solusi. Sampai akhirnya Kali Angke ini dikeruk dengan kedalaman 1 meter dan dilebarkan menjadi 6-7 meter yang awalnya hanya 2,5 meter,” jelasnya.

Sementara itu, Lurah Pondok Petir (Pontir), Rizal Farhan menjelaskan, pengerukan dilakukan sejak 14 Juli 2020 yang dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok. Proses pengerukan kali ini ditargetkan selama satu bulan.

“Jadi atas arahan bapak Wali Kota Depok, Mohammad Idris, kami melakukan pengerukan terlebih dahulu, hingga nantinya dinormalisasi oleh Pemkot dan pemerintah pusat,” terangnya.

Dia meminta kepada warga sekitar untuk ikut berpartisipasi dalam menjaga kebersihan Kali Angke. Yaitu dengan tidak membuang sampah ke aliran kali.

“Jadi jangan sampai ada pendangkalan karena sampah,” tutupnya. (JD03/ED02/EUD02)

YOUR REACTION?