Wali Kota Depok, Mohammad Idris saat mengikuti Webinar Kewaspadaan Covid-19 Varian Omicron bagi Siswa SMA di Kota Depok Tahun 2022 secara daring, Selasa (22/02/22). (Foto: tangkapan layar)

berita.depok.go.id- Wali Kota Depok, Mohammad Idris mengungkapan, solidaritas menjadi faktor yang sangat penting dalam menghadapi pandemi Covid-19. Hal tersebut begitu dirasakan Kota Depok ketika menghadapi gelombang kedua Covid-19 pada Juni - Juli tahun 2021.

"Satu pelajaran solidaritas yang luar biasa bagi kami di Kota Depok, bahwa kerja-kerja menghadapi saat genting pada tahun kemarin di bulan Juni-Juli, kita menghadapi situasi yang luar biasa gentingnya sampai kita kehabisan oksigen pada waktu itu," ujar Mohammad Idris saat acara Webinar Kewaspadaan Covid-19 Varian Omicron bagi Siswa SMA di Kota Depok Tahun 2022 secara daring, Selasa (22/02/22).

Dirinya juga menjelaskan, Kota Depok tidak bisa dilepaskan dan berkaitan erat dengan DKI Jakarta yang menjadi episentrum Covid-19. Sambungnya, jika kasus Covid-19 di Jakarta naik, maka kasus yang sama akan naik pula di Kota Depok.

"Cenderung minggu lalu Jakarta sudah turun kasusnya, mudah-mudahan Depok juga ikut turun. Depok mulai minggu kemarin dan minggu ini alhamdulillaah kasusnya menurun, menurun tapi masih tinggi," ujarnya.

Mohammad Idris berharap, di saat pandemi Covid-19 seperti ini, semua dapat belajar tentang solidaritas. Dengan tidak hanya memikirkan kepentingan diri sendiri, tetapi juga kepentingan orang lain.

"Untuk itu, mudah-mudahan anak-anakku sekalian kita jangan berpikir egois, sehatku adalah sehatmu, aku melindungimu, kamu juga harus melindungiku. Sehingga kita harus menjalankan protokol kesehatan yang telah diatur oleh pemerintah," tutupnya. (JD12/ED 01/EUD02)

YOUR REACTION?