Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono bersama Anggota DPRD Kota Depok, Sri Utami menghadiri kegiatan pengolahan sampah Curug, di Masjid Jami Ar-Ricky, Kelurahan Curug, Kecamatan Cimanggis, Sabtu (11/09/21).(Foto: JD 05/Diskominfo)

berita.depok.go.id - Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono mengajak masyarakat untuk melakukan pemilahan sampah langsung dari sumbernya, yaitu rumah tangga. Dikatakannya, meski sampah aslinya bau dan kotor, namun ternyata hasilnya dapat membawa keberkahan.

Imam Budi Hartono menjelaskan, masyarakat harus memiliki maindset bahwa sampah dapat menjadi berkah untuk semua orang. Artinya dengan memilah sampah dari rumah, dapat menekan jumlah sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung.

"Sampah yang tadinya musibah bisa menjadi berkah. Kami ingin sampah selesai penanganannya di tingkat RW melalui bank sampah, jangan sampai ke TPA," katanya dalam kegiatan pengolahan sampah Curug, di Masjid Jami Ar-Ricky, Kelurahan Curug, Kecamatan Cimanggis, Sabtu (11/09/21).

Dirinya menyebut, per harinya sampah yang masuk ke TPA Cipayung berkisar 1.000 ton. 40 persen di antaranya adalah sampah  anorganik, dan 60 persen sampah organik.

"Sampah organik dapat dipilah menjadi pupuk, dan non organik didaur ulang menjadi barang yang memiliki nilai guna," ujarnya.

Di tempat yang sama, Pengurus Komunitas Bank Sampah Curug, Pipim menuturkan, saat ini sudah ada 10 bank sampah di Kelurahan Curug. Semuanya beroperasi minimal satu minggu sekali.

"Alhamdulillah, masyarakat di wilayah kami sudah mulai peduli terhadap lingkungan dan mau memilah sampah dari rumah dengan memisahkan sesuai jenisnya," katanya. (JD 05/ED 01/EUD02)

YOUR REACTION?