Sekretaris Daerah Kota Depok, Supian Suri saat memimpin Rakor TPID Kota Depok, di Ruang Bougenville, Balai Kota, Selasa (21/12/21). (Foto: JD 05/Diskominfo).

berita.depok.go.id - Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Depok menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama unsur terkait di dalamnya. Rakor ini dilakukan guna memastikan ketersediaan bahan pangan dan stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok, Supian Suri menjelaskan, pertemuan ini sangat penting dan strategis karena menyangkut tugas dan fungsi pemerintah dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi, menekan inflasi, serta menyejahterakan masyarakat. Meski, imbuhnya, saat ini Indonesia masih menghadapi ketidakpastian karena pandemi Covid-19, namun perekonomian daerah semakin membaik.

"Setiap momen Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) inflasi Kota Depok selalu menunjukkan kenaikan, tak terkecuali di Nataru yang umumnya terjadi peningkatan permintaan dan berpotensi memicu gejolak harga kebutuhan pokok di pasar," ujar Supian Suri dalam Rakor TPID Kota Depok, di Ruang Bougenville, Balai Kota, Selasa (21/12/21).

Dirinya menyebut, dalam menyikapi kondisi itu, Pemkot Depok bersama unsur terkait lainnya perlu mencermati bersama ketersediaan komoditas utama penyumbang inflasi. Dengan begitu, ketersediaanya tetap dalam jumlah yang cukup dan harganya bisa terjangkau pada fase menjelang Nataru.

Supian Suri menyebutkan, angka inflasi Kota Depok secara kumulatif dari Januari-November 2021 sebesar 1,48 persen atau paling tinggi di antara kota/kabupaten yang ada di Provinsi Jawa Barat. Serta lebih tinggi jika dibandingkan angka inflasi DKI Jakarta 1,08 persen, Jawa Barat 1,21 persen, dan Nasional 1,30 persen.

"Angka inflasi Kota Depok paling mendekati target inflasi nasional yang telah ditetapkan sebesar 3±1 persen. Hal ini semoga dapat dimaknai bahwa roda perekonomian di Depok masih bergerak secara positif walaupun tetap terdampak pandemi Covid-19," jelasnya.

Terakhir, Supian Suri juga mengapresiasi Badan Pusat Statistik (BPS) yang telah mendukung penyediaan data inflasi, serta Satgas Pangan Polres Metro Depok yang telah membantu mengawasi keterjangkauan harga dan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat.

"Kita perlu memperkuat sinergi dengan semua pihak dan otoritas terkait guna memastikan pengendalian inflasi, dengan menjaga ketersediaan pasokan dan keterjangkauan harga komoditas menjelang Nataru ini dapat berjalan dengan baik dan efektif," pungkasnya. (JD 05/ED 01/EUD02)

YOUR REACTION?