Ketua TP-PKK Kota Depok, Elly Farida  saat menjadi pemateri dalam Webinar Kupas Tuntas Stunting bersama PKK Menuju Depok Zero Stunting, Kamis (08/07/21). (Foto: JD 01/Diskominfo).

berita.depok.go.id- Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Depok, Elly Farida menyatakan, pihaknya siap berkolaborasi mendukung dan menjalankan program Depok menuju zero stunting atau bebas gagal tumbuh pada anak. Terdapat tiga peran yang akan dilakukan.

"Di antaranya pembinaan kemampuan kader Posyandu Bina Keluarga Balita Holistik-Integratif (BKB HI). Lalu, pembinaan kegiatan Posyandu terintegrasi dan penggerakan partisipasi masyarakat," ujarnya kepada berita.depok.go.id, usai menghadiri Webinar Kupas Tuntas Stunting bersama PKK Menuju Depok Zero Stunting, Kamis (08/07/21).

Bunda Elly, sapaannya, menjelaskan, sepuluh program PKK dapat berperan dalam penanganan stunting. Semua program itu diteruskan dan dilaksanakan di Kelompok Kerja (Pokja) satu hingga empat.

"Seperti Pokja dua melakukan edukasi tujuh aspek perkembangan anak melalui Kartu Kembang Anak (KKA) sasaran orang tua. Kemudian, melakukan belajar sambil bermain untuk anak berusia tiga sampai lima tahun," jelasnya.

Selain itu, tutur Bunda Elly, untuk menjalan program Depok menuju zero stunting, ketua TP-PKK tingkat kelurahan diharapkan dapat berperan menjadi duta stunting. Duta stunting akan melaksanakan sepuluh program PKK yang mengacu pada intervensi spesifik dan sensitif.

Lanjutnya, duta stunting juga diharapkan mampu melakukan sejumlah langkah strategis. Seperti, membentuk tim tingkat kelurahan yang ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) Lurah, melakukan sosialisasi tentang stunting kepada seluruh tim. Berikutnya, melakukan optimalisasi kegiatan spesifik di Posyandu di masa pandemi Covid-19, khususnya imunisasi, pendampingan pemberian Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dan pemamtauan status gizi pada kelompok 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

"Termasuk, melakukan optimalisasi kegiatan sensitif, melalui 10 program PKK di masyarakat, serta monitoring dan evaluasi bersama tingkat kecamatan dan tingkat kota," tandasnya. (JD12/ED 01/EUD02)

YOUR REACTION?