Camat Pancoran Mas, Syaiful Hidayat bersama Lurah Rangkapan Jaya Baru, Boni Sobari Kusumah membuka pelatihan menjahit di LKP Amaya, Jalan Raya Sawangan, Kelurahan Pancoran Mas, Senin (15/11/21). (Foto: JD 05/Diskominfo)

berita.depok.go.id - Sebanyak 31 warga Kelurahan Rangkapan Jaya Baru (RJB), Kecamatan Pancoran Mas mendapatkan pelatihan menjahit selama enam hari yaitu 15-20 November 2021. Pelatihan ini diadakan untuk meningkatkan pendapatan keluarga.

Lurah Rangkapan Jaya Baru, Boni Sobari Kusumah menjelaskan, peserta dibagi menjadi dua sesi guna menghindari kerumunan karena masih masa pandemi Covid-19. Sesi satu Senin-Rabu dengan jumlah peserta 16 orang dan sesi dua Kamis-Sabtu sebanyak 15 peserta.

"Sesi satu pesertanya pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang tergabung dalam Mandiri Pancoran Mas (Mapan) dan sesi dua dari unsur Upaya Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) PKK," jelasnya kepada berita.depok.go.id, Rabu (17/11/21).

Boni mengatakan, pelatihan ini dilaksanakan guna meningkatkan kompetensi dan keterampilan menjahit warga. Dengan harapan, bisa menambah pemasukan dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.

"Kami berharap para peserta ke depannya dapat berwirausaha membuka usaha taylor, karena bagi ibu-ibu, menjahit sangat potensial untuk menambah pendapatan keluarga," ucapnya.

Di tempat yang sama, Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan Kelurahan Rangkapan Jaya Baru, Dwiyanta menambahkan, pelatihan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk pemberdayaan masyarakat di wilayah. Peserta dibekali teori dan praktik membuat baju.

"Kami bekerja sama dengan Lembaga Kursus dan Pelatihan Amaya, mereka memiliki instruktur yang kompeten di bidang menjahit," pungkasnya. (JD 05/ED 01/EUD02)

YOUR REACTION?