Foto bersama perwakilan peserta Pelatihan Menjahit Kelurahan Leuwinanggung di Kinasih Resort and Confrence, Kecamatan Tapos, Jumat (15/10/21). (Foto : Diskominfo)

berita.depok.go.id - Puluhan warga Kelurahan Leuwinanggung mendapat pelatihan menjahit selama lima hari, mulai dari 15 - 22 Oktober 2021. Mereka dibekali dengan keterampilan yang bisa menghasilkan nilai ekonomis.

Lurah Leuwianggung, Sanan Hidayat mengatakan, tahun ini pelatihan menjahit dilaksanakan dua sesi guna mencegah terjadinya kerumunan. Sesi pertama dilaksanakan selama lima hari dari 3 - 7 Mei kemarin, sesi kedua mulai 15 - 22 Oktober 2021. 

"Peserta berjumlah 90 orang terbagi menjadi dua sesi. Tiap sesi berjumlah 45 orang," kata Sanan kepada berita.depok.go.id, kemarin, Jumat (15/10/21).

Sanan menjelaskan, pelatihan ini dilaksanakan demi meningkatkan kompetensi dan keterampilan menjahit masyarakat. Dengan harapan bisa menambah pemasukan dan kesejahteraan keluarga.

"Semoga dengan keterampilan yang didapat dari pelatihan ini dapat meningkatkan kesejahteraan warga Leuwinanggung," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Ekonomi Pembangunan (Kasi Ekbang), Kelurahan Leuwinanggung, Mujahidin menambahkan, pihaknya bekerja sama dengan Dinas Koperasi Usaha Mikro (DKUM) Kota Depok dalam pelatihan menjahit ini. Usai dilantih, menurutnya, peserta akan didamping dan dipantau oleh kelurahan agar kemampuan yang dimiliki dapat berkembang.

"Tujuan lainnya supaya bisa segera mendapat pemasukan tambahan yang berdampak ke peningkatan kesejahteraan keluarga," ujar Mujahidin.

"Peserta pada sesi pertama di Mei lalu, sudah ada yang berani membuka usaha menjahit, meski cakupannya masih lingkungan sekitar rumahnya. Ini akan terus kami pantau dan dampingi agar usahanya dapat terus berkembang," tandasnya. (JD 09/ED 02/EUD02)

YOUR REACTION?