Pejabat Sementara (Pjs) Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Depok, Lutfi Erlita Widiasi. (Istimewa)

berita.depok.go.id-Sekolah Perempuan Capai Impian dan Cita-cita (Sekoper Cinta) merupakan solusi untuk menanggulangi masalah kesejahteran perempuan di Kota Depok. Melalui program ini peran wanita akan ditingkatkan, baik sebagai ibu ataupun istri dalam keluarga.

Pejabat Sementara (Pjs) Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Depok, Lutfi Erlita Widiasi mengatakan, lewat Sekoper Cinta, Pemkot Depok melalui Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) berupaya meningkatkan kesejahteraan perempuan. Peningkatan ini dalam bidang pendidikan, kesehatan dan terutama untuk pendapatan keluarga melalui materi ekonomi keluarga.

“Program ini juga menjadi wadah bagi perempuan untuk mengenali kebutuhan juga kepentingannya terkait upaya peningkatan kualitas hidup dan ketahanan keluarga,” tuturnya kepada  berita.depok.go.id, Senin (19/10/20).

Dia menjelaskan, pada tahun sebelumnya pembelajaran diberikan dengan modul. Namun, tahun ini pembelajaran akan dibagikan melalui youtube oleh Tim Sekoper Cinta Jawa Barat (Jabar) sesuai jadwal tiap kabupaten/kota. 

“Untuk Depok pelaksanaannya dimulai pekan ini di lokasi Peningkatan Peran Wanita menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS), Kelurahan Leuwinanggung," jelasnya

Erlita memaparkan, materi akan disampaikan melalui youtube karena situasi saat ini belum memungkinkan untuk tatap muka. Setelah, penyampaian materi akan ada diskusi dan ada pendampingan yang dipimpin oleh fasilitator tiap kelas.

Lebih lanjut, ucapnya, TP-PKK Kota Depok mendukung program tersebut dengan mengirimkan 10 fasilitator yang sudah dilatih di provinsi. Dirinya berharap, ke depan peran serta perempuan di Kota Depok dapat meningkat dalam mensejahterakan keluarga.

 “Semoga setelah mendapatkan berbagai materi para peserta akan mempunyai keterampilan khusus yang dapat meningkatkan kesejahteraan sekaligus menjaga ketahanan keluarga,” pungkasnya. (JD 09/ED 02/EUD02)

YOUR REACTION?