Wali Kota Depok Mohammad Idris didampingi Camat Cilodong Supomo dan Lurah Sukamaju Nurhadi meninjau lokasi banjir dan longsor di Perumahan Pondok Tirta Mandala, Kelurahan Sukamaju, Sabtu (15/02/2020). (Foto : Istimewa)

berita.depok.go.id - Sebanyak 20 Satuan Tugas (Satgas) Banjir Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok diterjunkan untuk menangani banjir di Perumahan Pondok Tirta Mandala RT 04 RW 18 Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Cilodong. Banjir terjadi akibat meluapnya aliran kali jantung yang melintasi perumahan tersebut.

"Jadi, ada tembok atau turap milik warga yang ambrol dan jatuh ke badan Kali Jantung, hingga menutupi aliran air. Luapan air tidak bisa dihindari, mengingat hujan yang terus menerus mengguyur sejak siang," ujar Kasi Operasi dan Pemeliharaan Bidang Sumber Daya Air (SDA)  DPUPR Kota Depok, Bahtiar Ardiansyah, di lokasi kejadian, Sabtu (15/02/20).

Diakuinya, sampai saat ini pihaknya masih terus melakukan pembersihan material longsor secara manual dibantu dengan Tagana, PMI, Koramil dan warga sekitar. Sambil menunggu alat berat tiba di lokasi.

"Sementara penanganan masih manual. Target kami, malam ini aliran Kali Jantung harus kembali normal agar banjir bisa tertangani. Untuk korban jiwa, sejauh ini kami belum menerima laporan," terangnya.

Sementara itu, Wali Kota Depok Mohammad Idris yang tiba di lokasi sekitar pukul 17.30 WIB meminta kepada jajaran terkait untuk segera mengatasi banjir agar tidak meluas.

"Penyelesaian harus segera dilakukan, agar banjir tidak meluas. Kami minta dinas terkait untuk bersama-sama melakukan penanganan secara serius," tutupnya. (JD 08/ED 01/EUD 02) 

YOUR REACTION?