Suasana pembukaan Sekolah Pra Nikah angkatan ke-19 di Aula Serbaguna, Lantai 10, Gedung Dibaleka 2, Sabtu (12/03/22). (Foto: JD 04/Diskominfo)

berita.depok.go.id - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Depok kembali membuka Sekolah Pra Nikah (SPN) di tahun ini. Kali ini pesertanya berasal dari 11 kecamatan dengan total 500 orang.

Kepala DP3AP2KB Kota Depok, Nessi Annisa Handari menjelaskan, peserta terbagi menjadi 10 angkatan. Masing-masing angkatan terdapat 50 remaja.

"Tahun ini kami mulai dari SPN angkatan 19 sampai 28, dan wilayah yang menjadi sasaran pertama adalah Kecamatan Pancoran Mas. Mudah-mudahan dengan kapasitas ini dapat menjangkau remaja-remaja di Kota Depok," jelasnya kepada berita.depok.go.id, usai pembukaan SPN di Aula Serbaguna, Lantai 10 Gedung Dibaleka II, Sabtu (12/03/2022).

Nessi menuturkan, memperkuat ketahanan remaja merupakan salah satu upaya dalam meraih bonus demografi. Pihaknya juga akan menggandeng stakeholder dengan menggelar berbagai kegiatan positif bagi remaja di 2023.

"Kami sangat berharap para remaja ini tidak menjadi beban pembangunan, namun pelaku dalam pembangunan daerah. Remaja Depok harus menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas," tuturnya.

Lebih lanjut, kata Nessi, Sekolah Pra Nikah juga merupakan implementasi dari Peraturan Daerah Kota Depok Nomor 09 tahun 2017 tentang Peningkatan Ketahanan Keluarga. Di dalamnya meliputi pendampingan pra nikah.

"Para peserta SPN akan mendapatkan bimbingan materi dari beberapa narasumber terkait keluarga masa depanku, konsep diri positif, sehat cinta dan seksualitas. Kemudian, bersinar bersama pasangan, bersama pasangan dampingi tumbuh kembang buah hati, dan manajemen enterpreneurship keluarga, dan stunting," pungkasnya. (JD 05/ED 01/EUD02)

YOUR REACTION?