Kepala Disnaker Kota Depok, Manto. (Foto : Istimewa)

berita.depok.go.id-Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Depok mengakui pengaduan yang masuk dari perusahaan maupun karyawan di tahun 2020 meningkat hingga 50 persen, dari tahun sebelumnya. Hal ini tidak lepas dari dampak pandemi Covid-19.

“Jika dibandingkan dengan tahun lalu, memang tahun ini meningkat hampir 50 persen, untuk jumlah pengaduan. Pandemi Covid-19, salah satu alasannya,” ujar Kepala Disnaker Kota Depok, Manto, di ruang kerjanya, Kamis (01/10/20).

Dikatakannya, untuk tahun 2019, terdapat  25 kasus atau laporan pekerja yang ditujukan kepada perusahaan. Dari 25 laporan yang masuk, lanjutnya, 20 di antaranya telah selesai. Sisanya telah diajukan ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) karena tidak menemukan kesepakatan.

“Nah, untuk tahun ini sampai bulan September saja, sudah ada kurang lebih 50 pengaduan. Laporan didominasi terkait pekerja yang tidak terima di-PHK sepihak, upah PHK yang lama dibayarkan dan sebagainya,” terangnya.

Manto menyebut, pihaknya memiliki kewajiban untuk melakukan pembinaan dan menerima laporan jika terjadi masalah antara perusahaan dan pekerja. Disnaker juga akan mencari soluasi untuk masalah tersebut.

“Kami terus melakukan komunikasi secara masif kepada perusahaan maupun pekerja serta rutin menyambangi perusahaan guna melakukan audiensi atau sekedar membicarakan perkembangan dunia industri. Hal ini untuk menjaga, agar tidak ada masalah yang berarti, yang harus berakhir di PHI,” tutupnya. (JD 08/ED 01/EUD02)

YOUR REACTION?