Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Depok melakukan inspeksi mendadak ke pasar tradisional, beberapa waktu lalu.

berita.depok.go.id –Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Depok berencana menjadikan  dua pasar tradisional sebagai pasar Standar Nasional Indonesia (SNI) di tahun ini. Kedua pasar tersebut yaitu Pasar Tugu dan Pasar Cisalak.

Kepala Disdagin Kota Depok, Zamrowi mengatakan, pemilihan kedua pasar tersebut sebagai pasar SNI karena telah memenuhi berbagai persyaratan. Mulai dari  pengelolaan pasar, zonasi pedagang, fasilitas penunjang, hingga kebersihan pasar.

“Selain itu,  Pasar Tugu juga meraih  peringkat kedua lomba pasar tingkat Jawa Barat. Termasuk Pasar Cisalak meraih peringkat enam di lomba yang sama,” tuturnya kepada berita.depok.go.id, Kamis (06/02/20).

Dia menjelaskan, terdapat 40 indikator yang harus dipenuhi sebagai pasar SNI. Di antaranya, profesionalisme pengelola pasar, zonasi pedagang, fasilitas penunjang, dan kebersihan pasar.

“Untuk menjadi pasar bersertifikat SNI, bukan pekerjaan yang ringan bagi kami. Supaya hasilnya maksimal, kemarin kami melakukan sidak ke dua pasar tersebut guna mengevaluasi fenomena di lapangan,” terangnya.

Dirinya menambahkan, dari hasil sidak yang dilakukan, Pasar Tugu dan Cisalak hampir memenuhi seluruh indikator penilaian. Untuk itu, pihaknya optimistis kedua pasar ini dapat menjadi pasar SNI seperti Pasar Sukatani.

“Dari dua pasar ini fenomenanya sama. Mungkin yang harus dibenahi adalah lahan parkir dan pedagang yang berjualan di luar pasar, itu harus kami evaluasi,” tandasnya. (JD 05/ED 01/EUD 02)

YOUR REACTION?