KPU Kota Depok saat melakukan audiensi dengan dengan Diskominfo di lantai 7, Gedung Dibaleka II, Selasa (21/10/21). (Foto : JD 04/Diskominfo)

berita.depok.go.id- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok menggelar audensi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Depok. Kunjungan kali ini dimaksudkan untuk menjalin kerja sama guna menyukseskan penyelenggaraan Pemilu dan pemilihan serentak tahun 2024.

"Kami menganggap penting berkomunikasi dengan Diskominfo Kota Depok karena kita ingin mempublish dan mensosialisasikan tahapan pemilu dan pemilihan serentak tahun 2024 sejak dini. Kerena 2024 nanti luar biasa dalam satu tahun kita akan melakukan pemilihan sebanyak dua kali," ujar Ketua KPU Kota Depok, Nana Shobarna, kepada berita.depok.go.id, usai berkunjung ke Kantor Diskominfo Kota Depok di Gedung Dibaleka II, lantai 7, Selasa (21/10/21).

Dalam audensi tersebut juga dibahas mengenai keinginan KPU Kota Depok untuk dapat mengintegrasikan website miliknya dengan aplikasi Depok Single Window (DSW) besutan Diskominfo. Hal tersebut bertujuan agar mempermudah warga mengakses informasi mengenai pelaksanaan  Pemilu dan pemilihan serentak tahun 2024 serta data pemilih.

"Kenapa kita memilih DSW, kerena orang liat apapun di Depok ya lewat DSW sehingga mau cek daftar pemilih pun seharusnya bisa disitu. Dengan demikian, kami bisa bilang kalau kita bisa ikut disitu otomatis kami juga akan mensosialisasikan DSW tersebut," jelasnya.

Selain itu, kata Nana, jika fitur KPU sudah disepakati muncul di DSW, maka dirinya akan mewajibkan seluruh perangkat KPU Kota Depok untuk mengunduh aplikasi ini. Sebab, nantinya seluruh informasi akan terhubung ke dalam aplikasi tersebut.

"Kemarin saja kita ada 46 ribu Kelompok Penyelenggara Pengumutan Suara (KPPS) se-Kota Depok, kalo kita wajibkan mendownload akan banyak tentunya," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Depok Manto menuturkan, pihaknya siap bersinergi dengan KPU Kota Depok untuk menyukseskan pelaksanaan Pemilu dan pemilihan serentak tahun 2024.  Diskominfo pun akan merealisasikan keinginan lembaga penyelenggara Pemilu itu agar website miliknya dapat terintergrasi dengan DSW.

"Fitur KPU kita masukan di aplikasi DSW itu paling cepat 2021 dan paling lambat 2022, nanti kita lihat dulu ke depannya. Tentunya jika semakin cepat diintegrasikan, maka masyarakat juga lebih cepat tahu terkait pelaksanaan Pemilu dan pemilihan serentak tahun 2024 ini," jelasnya. (JD12/ED 01/EUD02)

YOUR REACTION?