Foto: JD 05/Diskominfo

Salah satu narasumber sedang memberikan instruksi dalam kegiatan sosialisasi stop kekerasan terhadap anak, di Aula Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilodong, Rabu (09/06/2021).

berita.depok.go.id - Pemberitaan tentang kasus tindak kekerasan terhadap anak kian marak terjadi, terlebih dimasa pandemi Covid-19. Guna meminimalisir tindakan seperti itu, Gugus Tugas Kelurahan Layak Anak Kalibaru menggelar sosialisasi stop kekerasan anak.

Lurah Kalibaru, Zaenur Ahmad mengatakan, peserta sosialisasi merupakan stakeholder Kelurahan Layak Anak. Terdiri dari unsur Kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat, dan kader Posyandu Juara.

"Melalui sosialisasi yang rutin digelar ini, kami ingin mengedukasi warga untuk menciptakan keluarga yang harmonis, dan menjauhi tindak kekerasan pada anak," katanya kepada berita.depok.go.id, Rabu (09/06/2021).

Dalam sosialisasi tersebut, lanjut Zaenur, dijelaskan bahwa kekerasan tidak hanya sebatas dalam bentuk fisik seperti memukul. Namun juga kekerasan berupa verbal atau perkataan kasar yang dapat menyakiti hati anak.

Menurutnya, kekerasan terhadap anak melalui tindakan verbal sangat kerap terjadi. Mengingat hal ini, peserta sosialisasi yang mayoritas adalah ibu-ibu ini juga diberikan pembinaan bagaimana mengajarkan anak dengan baik dan benar.

"Terlebih dimasa pandemi anak-anak belajar dari rumah, kami ingin para orangtua intens memperhatikan anak dalam menggunakan teknologi smartphone," tandasnya. (JD 05)

YOUR REACTION?