Foto bersama web seminar (webinar) Literasi Asyik Depok Seri Litersi Baca Tulis dan Sulap Edukasi. (Istimewa)

berita.depok.go.id-Dinas Kearsipan dan Perpustakaan(Diskarpus) Kota Depok terus berupaya untuk menggenjot minat baca masyarakat. Salah satunya dengan menggelar web seminar (webinar) Literasi Asyik Depok Seri Literasi Baca Tulis dan Sulap Edukasi pada pekan lalu.

Dalam webinar tersebut, Kepala Diskarpus Kota Depok, Siti Chaerijah Aurijah mengatakan, minat baca dapat diukur dengan jumlah masyarakat yang mengunjungi perpustakaan konvensional dan digital. Minat baca juga dipengaruhi oleh jumlah perpustakaan, baik perpustakaan umum, sekolah dan rumah tangga yang membeli koran atau majalah.

"Selain itu, kurangnya kebiasaan masyarakat dalam mengakses bahan literasi berpengaruh juga ke perkembangan budaya baca yang baik," tuturnya kepada berita.depok.go.id, Selasa (31/08/21).

Lanjut dia, ada korelasi atau hubungan antara akses (perpustakaan) dengan kebiasaan (membaca). Jika tidak ada akses, maka akan terbatas dalam membaca.

"Untuk itu, kami menyiapkan diri untuk mengoptimalkan teknologi guna mengatasi akses yang terbatas. Misalnya, melalui buku digital sebagai alternatif bacaan yang dapat di akses di e-Perpus Kota Depok," terangnya.

Dikatakannya, Kota Depok juga memiliki Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2018. Yaitu tentang Pembudayaan Gemar Membaca yang merupakan bentuk keseriusan yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dalam meningkatkan indeks literasi baca tulis masyarakat Depok.

"Kami sebagai institusi pengelola koleksi karya tulis, cetak dan rekam secara profesional dengan sistem yang baku berusaha memenuhi kebutuhan pendidikan penelitian, pelestarian, informasi dan rekreasi para pemustaka. Jadi mereka harus mampu berkarya dan bergerak adaptif menyongsong era industrialisasi 5.0," ucapnya.

Untuk itu, tambahnya, semua pihak harus berjibaku pemikiran, tenaga dan peran dalam menyiapkan insan-insan literat. Yang lahir dari rahim peradaban yang gemar membaca.

"Utamanya dimulai dari keluarga, tentu dengan kolaborasi satuan pendidikan, masyarakat dan dunia usaha. Semoga Depok bisa menjadi kota yang maju, berbudaya dan sejahtera," tandasnya. (JD 09/ED02/EUD02)

YOUR REACTION?