Suasana sosialisi Katana Di Kelurahan Limo. (Foto : Istimewa)

berita.depok.go.id - Limo siap menjadi Kelurahan Tangguh Bencana (Katana). Kesiapan tersebut dimulai dengan memberikan sosialisasi Katana kepada perwakilan unsur masyarakat. 

Lurah Limo, Aa Abdul Khoir mengatakan untuk menjadi Katana, pihaknya melakukan pembinaaan. Pada Senin (04/01) kemarin, sosialisasi Katana digelar dengan narasumber dari Dinas Sosial (Dinsos) dan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kota Depok. 

“Kami ingin di warga Limo bisa menjadi kader yang tanggap bencana. Terutama bencana insidental seperti banjir, hujan lebat dan angin kencang. Oleh karena itu, warga diharapkan bisa melakukan giat pencegahan saat kejadian dan pasca bencana,” katanya kepada berita.depok.go.id, Selasa (05/10/21). 

Dikatakannya, dalam penanganan bencana, masyarakat menjadi elemen utama. Untuk itu, masyarakat Limo pun harus dilatih untuk kesiapsiagaan. 

Lebih lanjut, ujar dia, sosialisasi Katana diikuti sekitar 80 peserta terdiri dari petugas keamanan lingkungan, para ketua RW, kader masyarakat dan karang taruna di wilayahnya. Sosialisasi dilakukan secara online dan tatap muka. 

“Saat ini memang masih sosialiasi tapi ada progresnya dengan pembuatan Surat Keputusan (SK) pengurus atau kader, sehingga tugas-tugasnya jelas dan masyarakat juga dapat terus beradaptasi dengan lingkungannya,” jelasnya.

Sementara itu, salah satu peserta Haryati yang merupakan Ketua RT 8 RW 14, mengaku mendukung penuh terealisasinya Katana di Limo. Menurutnya, semua warga harus paham langkah-langkah dalam penanggulangan bencana. 

“Misalnya ada kebocoran gas, ini sangat penting untuk tahu cara penanganannya. Harapannya agar tidak terjadi kejadian yang lebih besar yang menyebabkan kerusakan,” tutupnya. (JD03/ED02/EUD02)

YOUR REACTION?