Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok, Supian Suri. (Istimewa)

berita.depok.go.id-Tingkat inflasi di Kota Depok masih cukup terkedali yakni di angka 1,05 persen (year-on-year/YoY). Hasil tersebut masih  jauh di bawah target inflasi nasional yakni di angka 1,52 persen (YoY). 

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok, Supian Suri mengatakan, angka inflasi di Kota Depok masih cukup terkendali, mengingat adanya proses pertumbuhan ekonomi. Meskipun tertinggi di Jawa Barat, angka tersebut masih di bawah angka inflasi nasional. 

“Membahas masalah inflasi pada saat pandemi seperti ini bukan karena pengendalian yang baik, bisa juga karena memang daya beli masyarakat menurun. Inflasi Depok ini cukup baik karena masih ada proses perputaran ekonomi," katanya kepada berita.depok.go.id usai mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Nasional Pengendalian Inflasi Tahun 2021 via Virtual di Depok City Room (DCOR), Rabu (25/08/21).

Dirinya menjelaskan, ada sejumlah kebutuhan pokok di Depok yang masih mengambil dari petani di daerah lain, seperti cabai. Maka dari itu, ke depan upaya pemberdayaan pertanian dengan memanfaatkan pekarangan harus lebih dimaksimalkan.

“Lahan pertanian kita tidak punya. Yang bisa dimaksimalkan adalah pemanfaatan pekarangan sendiri, dengan menanam sendiri cabai dan sayuran lainnya, minimal untuk kebutuhan sendiri. Terlebih, jika ini berhasil bisa dipasarkan pada platform digital pemasaran online,” jelasnya. 

Saat ini, sambungnya, pasar-pasar tradisional di Depok juga telah memasarkan produknya secara online. Namun memang masih terpaku harga jual yang tinggi. Itu dikarenakan bahan pokok yang dijual berkualitas tinggi padahal masyarakat membutuhkan harga terjangkau.

“Kami akan terus memperkuat peran UMKM dan penjualan secara online agar tidak terkedala pandemi. Kemudian juga upaya pemberdayaan setiap rumah tangga, akan kami dukung bibitnya, melalui Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3),” tutupnya. (JD03/ED02/EUD02)

YOUR REACTION?