Perencana Ahli Madya pada Deputi Bidang Pemenuhan Hak Anak Kementerian PPA RI, Nur Handayani saat memberikan arahan dalam Musrenbang Anak Kota Depok, kemarin (23/12/21). (Foto: JD 05/Diskominfo).

berita.depok.go.id - Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Anak yang telah sukses digelar Dinas Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) bersama Badan Perencanaan Pembangunan dan Pengembangan Penelitian Daerah (Bappeda) Kota Depok mendapat apresiasi dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPA) Republik Indonesia (RI). Musrenbang Anak Kota Depok merupakan satu-satunya yang ada di Indonesia.

"Luar biasa selama ini hanya ada Musrenbang Dewasa (Umum) dari tingkat kelurahan, kecamatan dan kota tapi di Depok ada Musrenbang Anak, ini baru pertama di Indonesia," ujar Perencana Ahli Madya pada Deputi Bidang Pemenuhan Hak Anak Kementerian PPA RI, Nur Handayani kepada berita.depok.go.id, usai menghadiri Musrenbang Anak Kota Depok, kemarin (23/12/21).

Sebagai bentuk dukungan, lanjutnya, pihaknya akan mempromosikan ke 514 kabupaten/kota se-Indonesia bahwa Kota Depok memiliki program Musrenbang Anak. Menurutnya, kehadiran program ini membuktikan bahwa aspirasi anak-anak Depok didengar oleh Pemerintah Kota Depok melalui Musrenbang Anak.

Yani menuturkan, pihaknya akan memantau hasil Musrenbang Anak Kota Depok melalui DPAPMK. Sebab, hasil diskusi para anak-anak ini akan dimasukkan dalam Musrenbang Kota Depok tahun 2023.

"Saya akan sampaikan kepada Ibu Menteri PPA bahwa anak Depok aspirasinya sudah didengar, ini merupakan salah satu wujud dalam pemenuhan hak anak," pungkasnya. (JD 05/ED 01/EUD02)

YOUR REACTION?