Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Depok, Hamzah saat menghadiri Kegiatan Forum Rencana Kerja (Renja) Perangkat Daerah Satpol PP Kota Depok tahun 2021. (Foto: Indri/Diskominfo)

berita.depok.go.id-Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Depok, Hamzah mengatakan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok harus mengutamakan pendekatan persuasif dalam melakukan penertiban. Upaya tersebut dilakukan untuk membangun kesadaran masyarakat yang melanggar aturan.

“Komunikasi dan pendekatan harus dilakukan agar saat penertiban berlangsung berjalan kondusif,” tuturnya saat menghadiri Kegiatan Forum Rencana Kerja (Renja) Perangkat Daerah Satpol PP Kota Depok tahun 2021 di Hotel Savero, Kamis (20/02/20).

Dikatakan Hamzah, Satpol PP juga harus tegas dalam melakukan penertiban. Seperti menindak pelanggar sesuai dengan peraturan yang berlaku, baik secara hukum administrasi maupun tindak pidana.

“Setiap pelanggaran memiliki sanksi dan sudah tertuang di dalam Peratutan Daerah,” katanya.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Depok Lienda Ratnanurdianny menjelaskan, pihaknya melakukan pendekatan dialogis dengan pelanggar. Selanjutnya, diberikan surat peringatan agar dipatuhi dan tidak melanggar kembali.

“Pendekatan persuasif dan dialogis kami lakukan dengan harapan mereka sadar. Lalu tidak melanggar ketertiban umum,” pungkas Lienda. (JD02/ED02/EUD 02)

YOUR REACTION?