Tim Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Provinsi Jawa Barat  (Jabar) saat melakukan monitoring pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) di SMAN 2 Depok Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya, Rabu (19/01/22). (Foto: Diskominfo)

berita.depok.go.id- Tim Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Provinsi Jawa Barat  (Jabar) hari ini melakukan monitoring pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) di SMAN 2 Depok, Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya. Tinjauan tersebut guna memastikan proses PTMT di sekolah berjalan dengan baik sesuai dengan protokol kesehatan (prokes).

Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat (Kesmas), Dinas Kesehatan Provinsi Jabar, Marion Siagian mengatakan, penerapan prokes di SMAN 2 Depok berjalan cukup baik. Para siswa telah disiplin menerapkan 3M (Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak) selama proses belajar mengajar.

"Tentunya kepada pihak sekolah yang sudah menyiapkan sedemikian baik pelaksanaan kegiatan belajar mengajar. Semua ini untuk mencegah terjadinya peningkatan kasus dan ini tidak terlepas dari peran serta Dinas Kesehatan Kota Depok juga," ujarnya kepada berita.depok.go.id, usai melakukan tinjauan SMAN 2 Depok, Rabu (19/01/22).

Dirinya juga meminta siswa untuk tetap menjaga prokes, meski sudah menerima vaksin Covid-19. Sebab, imbuhnya, prokes tetap perlu dilakukan tidak hanya untuk mencegah dari penularan Covid-19 tetapi mencegah dari penyakit menular lainnya.

"Walaupun anak-anak sudah divaksinasi tapi tetap tidak boleh abai terhadap prokes, itu yang kami imbau tidak hanya Covid-19, penyakit-penyakit lainnya juga kami cegah penularannya," jelasnya.

Senada dengan Marion Siagian, Kabid Kesmas Dinkes Kota Depok, Zakiah mengatakan, pelaksanaan PTMT di SMAN 2 Depok sudah berjalan baik sesuai dengan ketentuan. Penerapan 3M serta sarana dan prasarana penunjang PTMT sudah tersedia dengan maksimal.

"Mungkin nanti lebih kepada survailen artinya pemantauan anak yang masuk dipastikan yang sehat," jelasnya. (JD12/ED 01/EUD02)

YOUR REACTION?