Kepala Bidang Pajak Daerah II, BKD Kota Depok, Muhammad Reza. (Foto : Istimewa)

berita.depok.go.id- Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Depok mencatat, hingga batas waktu yang ditentukan atau 30 September 2020, realisasi perolehan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) mencapai 121,10 persen. Perolehan ini melampaui target yang ditetapkan.

Kepala Bidang Pajak Daerah II, BKD Kota Depok, Muhammad Reza mengatakan, pihaknya menargetkan raihan PBB sebesar Rp 193.450.000.000. Namun, realisasinya mencapai Rp 234.259.682.551 atau 121,10 persen.

“Alhamdulillah, dengan upaya yang kita lakukan, di akhir September kemarin, raihan PBB sudah mencapai target, bahkan lebih,” ujar  Kepala Bidang Pajak Daerah II, BKD Kota Depok, Muhammad Reza, diruang kerjanya, Rabu (07/10/20).

Sebelumnya, kata Reza, upaya penagihan terus digencarkan. Seperti, sosialisasi secara masif, pembebasan sanksi administrasi serta penagihan aktif bekerjasama dengan Bank Jabar Banten (BJB).

"Pembebasan sanksi administrasi berupa denda ini, juga kita perpanjang hingga 31 Desember. Jadi, masyarakat bisa tetap bayar tanpa denda (jika ada tunggakan)," terangnya.

Terakhir, dirinya mengapresiasi masyarakat yang sudah taat membayar pajak. Pendapatan dari pajak ini  digunakan untuk memajukan pembangunan di Kota Depok.

“Kami mengucapkan terima kasih atas partisipasi masyarakat dalam menyukseskan pajak untuk pembangunan Kota Depok. Mudah-mudahan raihan sampai akhir tahun ini bisa terus meningkat," pungkasnya. (JD 08/ED 01/EUD02) 

YOUR REACTION?