Dinas Sosial Kota Depok saat menggelar kegiatan pemantapan tugas dan fungsi Puskesos SLRT Kota Depok di Hotel Grand Mulya Sentul Convention , Senin (28/03/22). (Foto : Istimewa)

berita.depok.go.id- Program  Depok Satu Data Sejahtera (Destara) yang digagas Dinas Sosial (Dinsos) Kota Depok yang akan direalisasikan tahun depan. Gagasan itu mendapat banyak dukungan salah satu dukungan diberikan oleh para fasilitator  Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) - Sistem Layanan Rujukan Terpadu (SLRT) yang ada di Kota Depok. 

Supervisor Puskesos SLRT di Kecamatan Limo Ikwal Zhuhri mengatakan, pemutakhiran data dengan Destara menjadi jawaban untuk mengatasi persoalan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Dengan begitu, para fasilitator sangat mendukung dan ingin Destara segera terealisasi 

“Karena kami fasilitator SLRT tidak bisa menghapus data di DTKS. Selama pandemi ini kami melakukan pendataan untuk warga yang terdampak, karena kita tahu semuanya terdampak, baik itu warga yang berpenghasilan tinggi, maupun sedang,” katanya kepada berita.depok.go.id, Jumat (01/04/22). 

Lebih lanjut, ucapnya, dengan inovasi yang dibuat Dinsos, akan sangat membantu kerja-kerja para fasilitator  dalam melaksanakan verifikasi dan validasi  (verval) data. Karena memiliki dasar yang pasti dengan poin yang sudah menjadi dasar, sehingga dapat membedakan warga yang dikategorikan sangat miskin, miskin, rentan miskin dan tidak miskin.

“Karena ini lah yang akan menjadi dasar penilaian tingkat kemiskinan di Kota Depok. Yang pasti antara Depok dengan kota yang lain berbeda dasarnya atau variabelnya dalam menilai warga miskin atau tidak. Penjelasan mudahnya seperti ini, warga yang ada di DTKS belum tentu ada di Destara dan warga yang ada dalam Destara sudah pasti ada dalam DTKS,” ungkapnya. 

Dirinya menambahkan, program Destara masih dalam tahap uji coba. Dia bersama para fasilitator  berharap inovasi ini akan berjalan dan dikuatkan dengan berbagi regulasi. Agar dapat mendorong kinerja Puskesos SLRT dan terwujudnya Satu Data Depok Sejahtera. 

“Kami senang sekali Ibu Kepala Dinas Sosial Kota Depok, Asloeah Madjri bisa membuat inovasi ini. Mudah-mudahan bisa berjalan agar nantinya bisa mewujudkan ketepatan sasaran penerima manfaat bantuan sosial dari pemerintah,” tutupnya. (JD03/ED02/EUD02)

YOUR REACTION?