Suasana rapat koordinasi Persiapan Pembukaan Kegiatan Beribadah di Kantor Kecamatan Limo. 

berita depok.go.id- Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Puskesmas Limo hari ini menggelar Rapat koordinasi (Rakor) bersama  Satuan Tugas Siaga Covid-19 dan tim optimalisasi PSBB tahap ke-3 di Kantor Kecamatan Limo. Rakor ini membahas terkait persiapan pembukaan kembali rumah ibadah. 

Kepala UPTD Puskesmas Limo, Winarni Naweng mengatakan, sebelumnya Pemerintah Kota (Pemkot) Depok telah mengidentifikasi wilayah Rukun Warga (RW) yang akan masuk dalam pengaturan Pembatasan Sosial Kampung Siaga (PSKS). Dari total 19 kelurahan yang memiliki kasus konfirmasi aktif sama dengan atau lebih besar dari 6,  terdapat 31 Rukun Warga (RW) ditetapkan sebagai PSKS berbasis RW tetapi semua RW di Kecamatan Limo tidak termasuk di dalamnya.

“ Maka kami di wilayah langsung melakukan koordinasi bersama perwakilan beberapa DKM dari perwakilan 40 Masjid dan Musholla, agar mempersiapkan rumah ibadah dengan protokol kesehatan yang telah diatur oleh MUI maupun pemerintah. Sedangkan untuk rumah ibadah lainya seperti gereja, kami akan kembali lakukan koordinasi besok,” ujarnya kepada  berita.depok.go.id,  Rabu (03/05/20)

 Dirinya menambahkan, saat ini terdapat dua kelurahan di Kecamatan Limo yang sudah tidak memiliki kasus konfirmasi positif yaitu Grogol dan Krukut. Sementara dua kelurahan lainnya yaitu Limo dan Meruyung, masing-masing hanya memiliki dua kasus konfirmasi positif.

“Berdasarkan data Satgas Covid-19 Kota Depok, Limo berada di urutan terbawah untuk jumlah kasus Covid-19.  Harapan kami bisa nol kasus,” tutupnya. (JD 03/ED 01/EUD02)

YOUR REACTION?