Petugas promosi kesehatan Puskesmas Kalimulya melakukan sosialisasi mengenai Penyakit Kusta kepada pengunjung. (Foto : Diskominfo)

berita.depok.go.id – Guna menambah wawasan masyarakat terkait Penyakit Kusta dan cara mencegahnya, petugas promosi kesehatan Unit Pelaksana Fungsional (UPF) Puskesmas Kalimulya mmemberikan sosialisasi dan penyuluhan kepada pengunjung. Sosialisasi tersebut juga untuk memperingati Hari Kusta Sedunia yang jatuh pada tanggal 25 Januari lalu.


Kepala UPF Puskesmas Kalimulya, Toni Hermawan menjelaskan, masyarakat harus mengetahui tentang Kusta karena penyakit ini dapat menular melalui kontak kulit langsung dan saluran pernapasan. Bila penderita Kusta tidak segera diobati, akan menyebabkan kerusakan kulit hingga kebutaan.

"Karena hilangnya reflek menutup mata sehingga kornea mata menjadi kering dan akhirnya buta," jelasnya kepada berita.depok.go.id, Selasa (28/01/20).

Dikatakannya, UPF Puskesmas Kalimulya termasuk salah satu Puskemas yang menyediakan obat bagi penderita Penyakit Kusta. Penyakit ini berbeda dengan Panu, gejala awal dapat terlihat dari bercak putih pada kulit dan mati rasa.

"Bercak itu bisa memerah, ada rasa kesemutan sampai hilang rasa di kulit. Kusta bila ditangani dengan baik bisa meghindari kecacatan," terangnya.


Dirinya menambahkan, Penyakit Kusta dapat dicegah dengan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), rutin Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS), serta memenuhi asupan gizi yang baik dan seimbang.

"Apabila ada masyarakat yang menderita Kusta, segera laporkan ke petugas Puskesmas setempat karena harus diobati segera," pungkas Toni. (JD 05/ED 01/EUD 02)

YOUR REACTION?