Kegiatan pemantauan jentik berkala di rumah warga. (Foto: Istimewa)

berita.depok.go.id-Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Puskesmas Cisalak Pasar (Cipas) terus melakukan upaya pemantauan jentik berkala (PJB). Upaya tersebut dilakukan sebagai langkah dalam mencegah penyebaran jentik nyamuk Demam Berdasar Dengue (DBD) yang dapat berdampak bagi kesehatan masyarakat.

Kepala UPTD Puskesmas Cipas, Nunung Baitaningsih mengatakan, pihaknya rutin melakukan pemantauan dengan mengunjungi langsung ke rumah warga. Tentunya untuk memantau sejumlah tempat yang tergenang air dan berpotensi menyebabkan pertumbuhan jentik nyamuk.

“Kami lakukan pemantauan langsung ke rumah warga dan memberikan edukasi kepada masyarakat pentingnya melakukan pengecekan jentik nyamuk secara berkala,” jelasnya kepada berita.depok.go.id, Senin (19/10/20).

Lebih lanjut, ucap Nunung, dalam pelaksanaan PJB, pihaknya menugaskan petugas sanitarian Puskesmas Cipas untuk melakukan kunjungan langsung. Selanjutnya, dalam melaksanakan tugas juga bersinergi dengan seluruh RW dan kader kesehatan lingkungan (kesling). 

Dikatakannya, secara rutin seminggu sekali, kader PJB di wilayah yang didampingi petugas kesling puskesmas akan melakukan pemeriksaan jentik di rumah-rumah warga. Jika ditemukan jentik nyamuk di salah satu rumah, maka akan dilakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN). Misalnya dengan membuang air di tampungan, mencuci wadah, serta membalikkan wadah yang digunakan untuk menampung air hujan.

Terakhir, Nunung berharap, dengan upaya yang dilakukan oleh petugas dan semangat masyarakat yang makin mandiri melakukan PJB ini, maka dapat mengurangi pertumbuhan jentik nyamuk. Dengan begitu, tidak ditemukan lagi masyarakat yang menderita DBD, chikungunya, maupun penyakit lain yang disebabkan oleh nyamuk.

“Semoga PJB ini dapat optimal dalam memberantas jentik nyamuk. Tentunya dengan dukungan masyarakat dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat,” tandasnya. (JD 02/ED 02/EUD02)

YOUR REACTION?