Kepala UPTD Puskesmas Bojongsari, Rahmina Dewi (keempat dari kanan) bersama petugas Puskesmas yang melaksanakan rapid test Covid-19 (Foto: Istimewa)

berita.depok.go.id-Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Puskesmas Bojongsari sudah empat kali melakukan rapid test Coronavirus (Covid-19). Dalam pelaksanaannya, pihaknya dua kali bekerja sama dengan UPTD Puskesmas Duren Seribu (Duser).

Kepala UPTD Puskesmas Bojongsari, Rahmina Dewi mengatakan, sedikitnya 240 warga sudah berhasil dikumpulkan dari empat kali pelaksanaan rapid test. Rencananya pada 1 Juli 2020, pihaknya akan melaksanakan rapid test kembali.

“Sekarang sedang kami list yang akan mengikuti rapid test tanggal 1 Juli, sudah ada 20 orang yang terdaftar, mereka merupakan Orang Dalam Pemantauan (ODP), Orang Tanpa Gejala (OTG), dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP),” ujar Rahmina Dewi kepada berita.depok.go.id di Puskesmas Bojongsari, Kamis (25/06/20).

Dia menuturkan, dalam setiap pelaksanaan rapid test, warga tidak dipungut biaya apapun atau gratis. Untuk hasilnya sendiri akan langsung diberikan melalui whatsapp, sekitar sore harinya setelah pelaksanaan.

“Misalnya kita pelaksanaannya pagi, setelah kami rekap kemudian sore harinya akan kami kabari melalui whatsapp kepada warga tersebut,” tandasnya. (JD 06/ED02/EUD02)

YOUR REACTION?