Forum Gabungan Tematik Perangkat Daerah (PD) dengan tema pembahasan tentang Pemulihan Ekonomi di aula Sapa Saba, Lantai 3, Gedung Dibaleka 1, Selasa (02/03/22). (Foto : JD04/Diskominfo)

berita.depok.go.id - Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Pengembangan Daerah (Bappeda) Kota Depok menggelar Forum Gabungan Tematik Perangkat Daerah (PD) demi menyinkronkan program antar PD. Dalam forum tersebut disusun sejumlah langkah strategis dalam rangka pemulihan ekonomi di Kota Depok.

Kepala Bappeda Depok, Dadang Wihana mengatakan, ada beberapa isu yang dikembangkan dan menjadi pembahasan pada forum ini. Di antaranya, penyelesaikan mismatch atau ketidakcocokan antara dunia pendidikan dengan dunia kerja, lalu terkait investasi dan penyelesaian angka pengangguran.

"Dampak dari pandemi Covid-19, kita harus fokus pada pemulihan ekonomi daerah. Saat ini, beberapa dinas atau PD sudah mulai memfokuskan program kegiatannya ke arah sana," tutur Dadang kepada berita.depok.go.id, usai rapat, Selasa (01/03/22).

Salah satunya, ujar Dadang, Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Depok yang telah mengembangkan urban farming atau pertanian perkotaan. Selain itu, dikembangkan juga ekonomi potensial seperti ikan dan tanaman hias serta ikan konsumsi.

Selanjutnya, ucap dia, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) yang memfokuskan pada pelatihan-pelatihan yang potensial (peluang kerjanya,red) dan dibutuhkan pada masa sekarang ini. Seperti, pelatihan tata boga, tata rias, barista dan pelatihan lainnya.

"Dinas Pendidikan juga memiliki program Kesetaraan Paket C, peserta didik yang masuk tahun ketiga akan diberikan pelatihan kecakapan hidup. Seperti, pelatihan publik speaking, vloger dan lain sebagainya," jelas Dadang.

Lebih lanjut, ucap Dadang, Dinas Pariwisata juga menyampaikan sejumlah acara yang akan mendongkrak gairah ekonomi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Di antaranya, acara Hijab Festival Kota Depok, Festival Perahu Naga dan Tour De Situ.

"Itu beberapa acara yang dirancang pada untuk skala nasional pada tahun 2023. Kami akan koordinasikan dulu dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif terkait peluang-peluang yang dapat kita kembangkan," tandasnya. (JD09/ED02/EUD02)

YOUR REACTION?