Wali Kota Depok, Mohammad Idris (Diskominfo)

berita.depok.go.id-Pemerintah Kota (Pemkot) Depok secara resmi mendapatkan persetujuan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) untuk memperpanjang masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Kali ini, PSBB tahap pertama yang berakhir pada Selasa (12/05), diperpanjang menjadi 13-26 Mei 2020.

Kebijakan tersebut, merujuk pada Keputusan Gubernur Jabar Nomor 443/Kep.263-Hukham/2020 Tanggal 12 Mei 2020. Yaitu Tentang Perpanjangan Kedua PSBB di Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kota Depok, Kabupaten Bekasi, dan Kota Bekasi dalam rangka Percepatan Penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Dan Keputusan Wali Kota Depok Nomor 443/206/Kpts/Dinkes/Huk/2020 Tanggal 12 Mei 2020 tentang Perpanjangan Kedua Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam Penanganan Corona Virus Disease 2019 di Kota Depok.

"Perpanjangan Kedua PSBB di Kota Depok mulai 13 Mei hingga 26 Mei 2020. Karena itu, dimohon agar warga benar-benar dapat mematuhi peraturan dan instruksi yang tertuang dalam PSBB," kata Wali Kota Depok, Mohammad Idris kepada berita.depok.go.id, Selasa (12/05/20) malam.

Dikatakannya, perpanjangan PSBB merupakan hasil dari rapat evaluasi yang digelar bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Hal tersebut perlu dilakukan karena masih terdapat penambahan kasus yang disebabkan oleh transmisi lokal serta meningkatnya pergerakan orang.

Selanjutnya, Mohammad Idris yang juga Ketua Gugus Tugas PP Covid-19 Kota Depok ini menyampaikan perkembangan penyebaran virus di wilayahnya. Untuk pemeriksaan tersisa 896 Orang Tanpa Gejala (OTG), 1.565 Orang Dalam Pemantauan dan 710 Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

"Adapun kasus konfirmasi yang positif Corona di Kota Depok ada 363 orang, yang sembuh bertambah satu menjadi 66 orang. Sementara yang meninggal 21 orang. Mudah-mudahan  tidak bertambah kembali," tandasnya. (JD 07/ED02/EUD02)

YOUR REACTION?