Lurah Pangkalan Jati, Tarmuji. (Foto : JD10/Diskominfo)

berita.depok.go.id- Lurah Pangkalan Jati, Tarmuji berharap Program Depok Bebas Stunting Mewujudkan Kota Ramah Anak (D'Sunting Menara) yang digagas Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) bisa mengatasi kasus stunting yang ada di wilayahnya. Dengan begitu, tercipta Depok menjadi wilayah ramah anak.

Dikatakannya, saat ini terdapat delapan anak terindikasi stunting di wilayahnya. Data tersebut berdasarkan hasil validasi yang dilakukan pihak kelurahan bersama Puskesmas dan kader Posyandu.

"Semoga dengan adanya program ini dapat mewujudkan wilayah Pangkalan Jati dan Kota Depok menjadi bebas stunting," katanya kepada berita.depok.go.id, Selasa (22/03/22).

Dirinya mengungkapkan, guna menekan kasus stunting, pihaknya akan melakukan kolaborasi dan koordinasi dengan stakeholder wilayah. Yakni jajaran kelurahan, TP-PKK, Puskesmas, kader Posyandu, ketua RT/RW dan masyarakat.

"Dengan adanya kolaborasi ini diharapkan jumlah stunting di Pangkalan Jati bisa menurun," ujarnya.

Nantinya, warga yang anaknya terindikasi stunting akan diberikan sejumlah makanan bergizi seimbang. Makanan tersebut diantar oleh Ojek Cantik Membawa Makanan Balita Stunting (Ocan Bananas).

"Petugas Ocan Bananas merupakan ibu-ibu kader Posyandu," tutupnya. (JD 10/ED 01/EUD02)

YOUR REACTION?