Perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Barat saat melakukan Monev terhadap penerapan Posyandu Keliling (Posling) di  Posyandu Matahari RW 08 Kelurahan Cisalak, Kecamatan Sukmajaya  beberapa waktu lalu. (Foto: istimewa)

berita.depok.go.id – Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Matahari RW 08, Kelurahan Cisalak, Kecamatan Sukmajaya menerapkan pelayanan keliling di masa pandemi Covid-19.  Upaya ini selain mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, juga ikut mendukung konsep Posyandu Keliling (Posling) yang digagas Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) Kota Depok.

Lurah Cisalak, Wiyana mengatakan, di tengah pandemi Covid-19 pergerakan kader Posyandu terbatas dalam memantau kesehatan ibu hamil dan balita. Untuk itu, imbuhnya,  konsep Posling dianggap tepat dijalankan pada kondisi sekarang.

“Konsep Posling memang sudah ada sejak dulu dan diterapkannya saat situasi tertentu. Seperti saat Covid-19 ini,” katanya kepada berita.depok.go.id, Rabu (01/07/20).

Dengan adanya Posling, lanjut Wiyana, balita dan ibu hamil tetap mendapatkan haknya. Mulai dari kesehatan, hingga perkembangan balita.

“Upaya yang dilakukan kader sudah sangat tepat dan kami sangat mengapresiasi kinerja mereka dalam mempersiapkan generasi emas di wilayah Kelurahan Cisalak. Semoga menjadi motivasi untuk Posyandu lainnya,” terangnya.

Dirinya menambahkan, konsep Posling yang diterapkan Posyandu Matahari juga mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar). Hal tersebut disampaikan berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi (monev) yang telah dilakukan di Posyandu tersebut.

“Konsep Posling yang teralisasi ini dinilai baik oleh Pemprov Jabar. Beberapa waktu lalu, pihak Pemprov sudah monev di Posyandu ini,” pungkas Wiyana. (JD 05/ED 01/EUD02)

YOUR REACTION?