Kepala Dinas Kearsipan dan Perpurtakaan, Siti Chaerijah, saat membacakan buku kepada anak-anak dalam program Read me a Book di Perpustakaan Umum Kota Depok, Kamis, (06/02/20). (Foto : Istimewa)

berita.depok.go.id-Perpustakaan Umum Kota Depok menyemarakkan kampanye program Read Me a Book kepada masyarakat. Tujuannya untuk menggalakkan budaya membaca di negara-negara ASEAN dan Korea Selatan.

"Ini merupakan program Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) dengan National Library for Children and Young Adults (NLCY) Korea Selatan bersama Perpustakaan Nasional dari delapan negara ASEAN. Antara lain Indonesia, Filipina, Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, Singapura, dan Thailand," jelas Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diskarpus) Kota Depok, Siti Chaerijah di kantornya, Kamis, (06/02/20).

Dikatakannya, Read Me a Book akan berlangsung hingga 23 April 2020. Sedangkan untuk puncak acara bakal dilaksanakan pada 23 April 2020, bertepatan dengan Hari Buku se-Dunia.

"Bulan Februari ini kami sudah menjadwalkan 11 sekolah yang akan turut serta dalam program Read Me a Book," tuturnya.

Siti menambahkan, para pustakawan/pencerita wajib mengkampanyekan apron kuning (yellow apron) dan membacakan buku dengan lantang ke anak usia 3 - 13 tahun yang berkunjung ke Perpustakaan Umum Depok. Program tersebut rencananya akan diduplikasi di 34 propinsi se-Indonesia.

"Bagi pegiat literasi, siswa TK dan SD sederajat bisa ambil bagian dalam program Read Me a Book. Untuk jadwal kunjungan edukasi, silahkan hubungi kami ke nomor 0812-8811-9700 atau datang langsung ke Perpustakaan Umum Kota Depok," pungkasnya.(JD 09/ED02/EUD 02)

YOUR REACTION?