Ketua DWP Kota Depok, Siti Barkah saat memberikan santunan kepada Anak Yatim Piatu dalam rangkaian kegiatan Peringatan Hari Kartini di Aula Teratai, Balai Kota Depok, Kemarin (21/04/22). (Foto: JD 01/Diskominfo).

berita.depok.go.id - Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Depok menggelar berbagai kegiatan dalam rangka Peringatan Hari Kartini yang jatuh setiap 21 April. Di antaranya pemasangan spanduk Hari Jadi ke-23 Kota Depok, lomba membaca puisi, lomba video merangkai buket bunga dengan kain batik, lomba peragaan busana kebaya nasional, dan santunan anak yatim piatu.

Ketua DWP Kota Depok, Siti Barkah menuturkan, berbagai kegiatan itu dilakukan untuk mempererat tali silaturahmi seluruh anggota DWP dari tingkat kota, perangkat daerah, kecamatan, hingga kelurahan. Dengan begitu, kekompakan dapat terjalin erat di antara istri Aparatur Sipil Negara (ASN), yang memiliki tugas utama sebagai pendorong semangat suami dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara.

"Kami menggerakkan semangat literasi melalui lomba baca puisi, lomba fashion show kebaya, dan merangkai bunga bukti para Istri ASN memiliki bakat yang luar biasa," tuturnya kepada berita.depok.go.id, saat ditemui di Aula Teratai, Balai Kota Depok, Kamis (21/04/22).

Cing Ikah sapaan akrabnya mengatakan, peringatan Hari Kartini dapat dijadikan sebagai inspirasi bagi seluruh perempuan Indonesia untuk tidak berhenti meningkatkan kualitas diri. Hal ini dimaksudkan agar para perempuan dapat lebih mandiri dan berperan lebih besar dalam pembangunan bangsa, menjadi generasi beriman, serta mampu bersaing secara kompetitif di era global.

Menurutnya, menjadi istri seorang ASN memiliki tanggung jawab moral, baik secara pribadi maupun masyarakat. Sambungnya, sebagai istri seorang ASN, hendaknya mampu menjadi pendamping suami yang sebenarnya.

"Sebagai seorang perempuan kita memang memiliki tanggung jawab yang banyak atau multitasking, harapannya bisa memberikan yang terbaik untuk semuanya. Namun kita (istri ASN) harus bahagia secara mental dan fisik agar dapat memberikan kebahagiaan untuk orang lain, inilah pentingnya organisasi atau wadah istri-istri ASN untuk saling berkumpul," ucapnya.

Cing Ikah mengungkapkan, sebagi istri ASN juga diharapkan dapat memberikan kontribusi besar di masyarakat atau lingkungan tempat tinggal. Terlebih di tengah pandemi Covid-19 yang mengharuskan untuk saling bahu-membahu dan bergotong royong membantu sesama pada sektor perekonomian.

"Jadi lakukan apa yang bisa kita lakukan meskipun itu adalah kontribusi yang kecil. Mari saling menjaga persatuan, kesatuan, dan kekompakan. Mudah-mudahan dengan hadirnya kita dalam organisasi DWP ini, bisa berkontribusi untuk bangsa dan negara, serta juga bisa men-support suami-suami sehingga mampu memberikan yang terbaik untuk masyarakat, bangsa dan negara. (JD 05/ED 01/EUD02)

YOUR REACTION?