Lurah Sukatani, Cahyanto sedang memantau praktik pembuatan jajanan tradisional pada Pelatihan Pembuatan Jajanan Tradisional di aula Fatmawati, Wisma Kinasih, Kecamatan Tapos, Kamis (18/11/21). (Foto : Diskominfo)

berita.depok.go.id- Puluhan Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA) di Kelurahan Sukatani mendapatkan pelatihan pembuatan aneka olahan lokal,  jajanan tradisional dan pengemasan. Mereka dibekali dengan keterampilan membuat produk yang bisa menghasilkan nilai ekonomi.

Lurah Sukatani, Cahyanto mengatakan, semua pelatihan tersebut berlangsung selama enam hari. Untuk pelatihan pembuatan aneka olahan lokal digelar pada 15-16 November, pembuatan jajanan tradisional 17-18 November dan pelatihan pengemasan 19-20 November.

"Setiap pelatihan terdapat 15 orang peserta yang berbeda, namun khusus peserta pelatihan pengemasan kami ambil dari peserta pelatihan sebelumnya yang sudah memiliki produk. Jumlah peserta kami batasi agar semua peserta bisa fokus dan memahami materi yang disampaikan, baik teori maupun praktik," tuturnya kepada berita.depok.go id, di sela kegiatan tersebut di Wisma Kinasih, Kecamatan Tapos, Kamis (18/11/21).

Dia menjelaskan, dalam pelatihan tersebut, peserta dibekali cara membuat dan memasarkan produk aneka olahan lokal dan jajanan tradisional dari bahan yang berkualitas. Salah satunya tepung mokaf atau tepung dari ubi kayu.

Lebih lanjut, ucap Cahyanto, setelah pelatihan, pihaknya melalui UMKM Kelurahan Sukatani akan memantau dan memberikan pembinaan. Selain itu, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Bank Jawa Barat (BJB) agar dapat memfasilitasi modal awal tanpa agunan untuk  peserta pelatihan memulai usahanya. 

"Nanti akan dibentuk kelompok yang terdiri dari lima orang. Bagi yang ingin mengajukan pinjaman tanpa agunan untuk modal akan diberikan Rp 5 juta oleh BJB," tandasnya. (JD 09/ED 01/EUD02)

YOUR REACTION?