Ketua TP PKK Kota Depok, Elly Farida memberikan arahan dalam Renja Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Peternakan (DKP3) Kota Depok, di Wisma Hijau, Cimanggis, Senin (24/02/20). (Foto : Diskominfo)

 berita.depok.go.id - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Depok, Elly Farida mengatakan, permasalahan stunting atau gagal tumbuh pada anak masih menjadi sorotan utama di Indonesia, termasuk Kota Depok. Untuk itu, menurutnya, guna mengatasi masalah tersebut, memerlukan dukungan dari seluruh Perangkat Daerah (PD) terkait.

"Fenomena stunting menjadi pekerjaan rumah (PR) kita semua. Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) bersama dinas terkait harus masif memberikan edukasi kepada masyarakat khususnya anak-anak tentang manfaat ikan, sayur, telur, dan makanan bergizi lainnya," kata Bunda Elly kepada  berita.depok.go.id, usai menghadiri kegiatan Perencanaan Kerja (Renja) DKP3 Kota Depok,  di Wisma Hijau, Senin (24/02/20).

Bunda Elly mengakui, selama ini DKP3 Kota Depok telah melakukan berbagai upaya pencegahan stunting. Bahkan, secara rutin mengadakan gebyar Gerakan Intensif Minum Susu dan Makan Telur (Gerimis Telur) untuk mengimbangi gizi anak.

"Langkah ini harus terus digencarkan dengan menyambangi sekolah-sekolah," terangnya.

Dirinya menambahkan, penanganan stunting juga memerlukan partisipasi orang tua. Oleh karena itu, orang tua harus diberi pemahaman tentang asupan gizi sehingga masalah stunting di Kota Depok dapat diminimalisir sejak dini.

"Selama ini kami sudah bekerja keras untuk sosialisasi tentang gizi. Mungkin harus ditingkatkan lagi pembinaannya melalui Kader PKK di wilayah masing-masing," pungkasnya. (JD 05/ED 01/EUD 02)

YOUR REACTION?