Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil didampingi Wali Kota Depok Mohammad Idris, dan Wali Kota Bogor Bima Arya meluncurkan program Pemirsa Budiman saat peresmian Pasar Jabar Juara, di Kecamatan Sawangan, Jumat (08/04). (Foto: JD 01/Diskominfo)

berita.depok.go.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) meluncurkan sebuah inovasi baru untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap minyak goreng. Inovasi tersebut bernama Pemesanan Minyak Goreng Bersubsidi via Sapawarga untuk Ibu-ibu Dimana-mana (Pemirsa Budiman).

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menjelaskan, pihaknya menargetkan 1 juta liter minyak goreng bersubsidi secara bertahap untuk warga Jabar, termasuk Kota Depok. Masyarakat dapat memesan minyak goreng tersebut secara kolektif yang dikoordinir oleh ketua Rukun Warga (RW) melalui aplikasi Sapawarga.

"Jadi, masyarakat cukup diam di rumah, nanti minyak goreng akan diantar dan biaya antar ditanggung Pemprov Jabar. Sehingga masyarakat tidak perlu capek-capek antre,” jelasnya usai meresmikan Pasar Rakyat Jabar Juara, di Kecamatan Sawangan, kemarin (08/04/22).

Pria yang akrab disapa Kang Emil tersebut, menuturkan, minyak goreng bersubsidi ini dijual dengan harga Rp 14 ribu/liter sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET). Masing-masing Kepala Keluarga mendapat jatah minyak goreng tiga liter dalam satu bulan.

"Saya belum bisa pastikan Depok dapat berapa, karena semua harus dibagi secara adil dengan daerah lain. Tapi didahulukan untuk warga Depok, Bekasi dan Bogor," tuturnya.

Kang Emil mengatakan, minyak goreng yang sudah dipesan itu segera ditindaklanjuti oleh PT Agro Jabar dan didistribusikan melalui Ketua RW dengan estimasi tujuh hari sampai setelah pemesanan. Program Pemirsa Budiman ini bersifat sementara dan hanya dilakukan saat masa-masa krisis seperti saat ini.

"Mudah-mudahan program inovasi ini menjadi solusi, kita saling mendoakan semuanya," pungkasnya. (JD 05/ED 01/EUD02)

YOUR REACTION?