Wali Kota Depok, Mohammad Idris bersama Kepala Bappeda, Widyati Riyandani mengikuti Musrenbang Provinsi Jawa Barat secara virtual, belum lama ini. (Foto: istimewa)

berita.depok.go.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Pengembangan (Bappeda) mengajukan 30 usulan pembangunan pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Jawa Barat Tahun 2021. Puluhan usulan ini merupakan kegiatan prioritas di bidang infrastruktur dan non infrastruktur.

Kepala Bappeda Kota Depok, Widyati Riyandani menuturkan, setiap tahun Kota Depok selalu mendapat dana Bantuan Gubernur (Bangub) dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jabar. Untuk itu, imbuhnya, pihaknya mengusulkan 30 kegiatan, yang mayoritas merupakan pembangunan infrastruktur.

"Seluruh usulan ini sudah masuk ke Provinsi Jabar, kami tinggal menunggu rapat selanjutnya terkait penajaman Musrenbang," tuturnya kepada berita.depok.go.id, Jumat (16/04/21).

Dikatakan Widyati, beberapa usulan kegiatan yang diajukan antara lain rehabilitasi situ atau embung, perbaikan jalan, pembangunan turap, perbaikan drainase, pengadaan alat berat untuk kebersihan. Lalu, pengolahan sampah dan pembangunan kantor kelurahan.

"Kami juga ajukan penambahan Penerangan Jalan Umum (PJU), sarana olahraga, dan lain sebagainya," kata Wid.

Dia menambahkan, terdapat juga empat menu wajib yang harus diusulkan kabupaten dan kota dalam Musrenbang Jabar. Kota Depok mengusulkan pengembangan Comand Center, jaminan kesehatan bagi Penerima Bantuan Iuran (PBI), honorarium Tenaga Harian Lapangan, dan Penyuluh Pertanian Lapangan.

"Dengan adanya Bangub ini dapat meringankan beban keuangan Pemkot Depok. Selain itu, juga salah satu bentuk koloborasi yang baik ketika pemerintah kabupaten kota diberikan dana bantuan tersebut," pungkasnya. (JD 05/ED 01/EUD02)

YOUR REACTION?