Wali Kota Depok, Mohammad Idris (tengah). (Foto: Diskominfo).

berita.depok.go.id- Pemerintah Kota (Pemkot) Depok telah menerbitkan Surat Edaran (SE) Walikota Nomor 443/287/Huk/DKP3 Tentang Pelaksanaan Kegiatan Kurban Dalam Situasi Wabah Bencana Non Alam Corona Virus Disease (Covid-19). Dalam SE tersebut mengatur mengenai penjualan hewan kurban, penyembelihan hewan kurban dan pendistribusian hewan kurban.

“Pelaksanaan kegiatan kurban harus menyesuaikan dengan  prosedur persiapan Adaptasi Kebiasaan  Baru (AKB). Semua itu  untuk mencegah penyebaran Covid-19,” ujar Wali Kota Depok, Mohammad Idris kepada berita.depok.go.id, Rabu (24/05/20).

Dirinya mengungkapkan, terdapat beberapa langkah antisipasi penyebaran Covid-19 di tempat penjualan dan pemotongan hewan. Seperti, pembatasan interaksi antar orang dengan jarak yang dekat  dan lamanya waktu interaksi serta  perpindahan orang dari luar daerah saat kegiatan kurban.

“SE juga mengatur tentang lokasi penjualan hewan kurban tidak boleh di trotoar dan tempat lainnya yang dilarang,” jelasnya.

Selain itu, sambungnya, terdapat juga aturan tentang kesehatan hewan, cara menyembelih atau memotong kurban di luar rumah pemotongan. Termasuk, cara mendistribusikan dan penanganan limbahnya.

“Di dalam SE telah dirancang sedemikian lengkap sampai dengan format perizinan berdagang hewan kurban,” tutupnya. (JD 03/ED 01/EUD02)

YOUR REACTION?