Wakil Ketua III Satgas Penanganan Covid-19 di Kota Depok, Sri Utomo kepada berita.depok.go.id, Jumat (20/11/20). (Diskominfo)

berita.depok.go.id-Merespons kebijakan Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok bersiap menyelenggarakan rapat koordinasi dengan Perangkat Daerah (PD) terkait. Dalam kesempatan itu, akan dibahas secara teknis tugas dari PD agar penyelenggaraan pembelajaran bisa dilakukan secara tatap muka di semester genap tahun ajaran 2021. 

"Masih ada waktu sekitar satu bulan untuk menyiapkan hal ini. Nanti kita gelar rapat, khususnya bersama Dinas Pendidikan (Disdik) juga Kementerian Agama (Kemenag) Kota Depok," kata Wakil Ketua III Satgas Penanganan Covid-19 di Kota Depok, Sri Utomo kepada berita.depok.go.id, Jumat (20/11/20).

Menurutnya, penyelenggaraan sekolah tatap muka membutuhkan kerjasama dan sinergisitas PD terkait. Hal tersebut, bertujuan agar tidak terjadi klaster Covid-19 di sekolah. 

Sri menambahkan, ketika sekolah tatap muka berjalan, satuan pendidikan harus memastikan tidak terjadinya kerumunan. Selain kegiatan belajar dikhususkan untuk mata pelajaran akademik, kapasitas di ruangan juga maksimal 50 persen. 

"Tidak ada kegiatan ekstrakurikuler, setelah sekolah selesai murid-murid harus langsung pulang. Sekolah juga tidak membuka kantin, para pelajar menyiapkan bekal sendiri," lanjutnya. 

Selain itu, lanjut Sri, bukan hanya di lingkungan sekolah, proses datang ke sekolah pun tidak boleh berkerumun. Misalkan saat  berada di kendaraan umum, karena itu dari Dinas Perhubungan (Dishub) nantinya juga harus memikirkan terkait pelaksanaan teknisnya. 

"Ke depan kita akan menjadwalkan rapat, sambil kita juga menunggu Surat Edaran (SE) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) mengenai penjelasan secara detail tugas PD dalam penyelenggaraan sekolah tatap muka," tutupnya. (JD 07/ED 01/EUD02)

YOUR REACTION?