Wali Kota Depok Mohammad Idris saat melakukan wawancara langsung dengan TVRI di Labkesda Kota Depok, Selasa (15/07/2020). (Foto : Diskominfo)

berita.depok.go.id- Pemerintah Kota (Pemkot) Depok akan terus melakukan evaluasi terhadap setiap kebijakan yang diterapkan masa pandemi Covid-19. Salah satunya Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di semua jenjang pendidikan sampai dengan  18 Desember 2020.

“Selama masih berada di zona kuning, Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di Depok dilakukan dengan metode PJJ. PJJ secara daring maupun luring, nanti akan terus dievaluasi,” ujar Wali Kota Depok Mohammad Idris kepada berita.depok.go.id usai melalukan wawancara live bersama TVRI di Labkesda Kota Depok, Cimanggis, Selasa (14/07/20).

Dirinya menjelaskan, penerapan metode pembelajaran ini merupakan upaya memberikan perlindungan kepada  pelajar dan insan pendidikan dari wabah Covid-19. Terlebih, saat ini Kota Depok masih berada di zona kuning. 

“Kami memastikan pemenuhan hak peserta didik terhadap layanan pendidikan selama pandemi Covid-19. Termasuk mendorong komitmen semua sekolah, termasuk SMA yang berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi untuk menjalankan kebijakan ini. Kita akan buat pakta integritasnya,” jelasnya.

Mohammad Idris menambahkan, semua kebijakan yang dibuat akan terus di evaluasi sesuai dengan perkembangan Covid-19 di Kota Depok. Jika statusnya meningkat menjadi hijau, maka KBM akan kembali normal.

“Kami juga mendukung KBM secara daring dengan menyiapkan wifi gratis. Misalnya di kantor kelurahan, atau warga secara kolektif membuat permohonan pemasangan wifi untuk mendukung PJJ di wilayahnya,” tutupnya. (JD 03/ED 01/EUD02)

 

YOUR REACTION?