Ilustrasi Jamaah Haji Kota Depok. (Foto: Bima/Diskominfo)

berita.depok.go.id-Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok telah melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap jemaah Calon Haji (Calhaj) yang akan berangkat ke tanah suci di tahun 2020. Pemeriksaan kesehatan dimulai sejak awal November 2019.

Kepala Bidang Penanganan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Dinkes Kota Depok, Umi Zakiyati mengatakan, pemeriksaan kesehatan dilakukan di sejumlah Puskesmas yang tersebar di 11 kecamatan. Di sana telah disediakan tim pemeriksa kesehatan untuk memeriksa Jemaah Calhaj.

“Ada 11 Puskesmas yang dapat melakukan pemeriksaan jemaah Calhaj.  Di antaranya Puskesmas Pancoran Mas, Cimanggis, Tapos, Sukmajaya, Beji, Cilodong, Cipayung, Sawangan, Cinere, Limo, dan Bojongsari,” tuturnya kepada berita.depok.go.id, Senin (20/01/20).

Umi menambahkan, pemeriksaan kesehatan sebanyak dua tahap. Tahap pertama berupa tes kesehatan untuk mengetahui statusnya apakah termasuk resiko tinggi (Resti) atau tidak resiko tinggi (non Resti). Sedangkan pemeriksaan tahap kedua guna menentukan status kemampuan fisik dalam melaksanakan ibadah haji.

Lebih lanjut, ucapnya, sebelum melakukan pemeriksaan kesehatan, jemaah Calhaj akan mengikuti pembinaan kesehatan terlebih dahulu. Pembinaan ini juga diberikan oleh tim pemeriksa kesehatan yang ada di setiap Puskesmas.

 “Tidak hanya pemeriksaan saja, jemaah Calhaj  juga akan mengikuti pembinaan agar kesehatannya dapat terjaga secara maksimal saat beribadah haji,” tutup Umi. (JD 02/ED 01/EUD 02)

YOUR REACTION?